Pakistan Sebut Pembicaraan Teknis AS–Iran Dilanjutkan Pekan Depan

  • 25 Jun 2026 16:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pakistan menyatakan negosiasi teknis antara Amerika Serikat dan Iran akan kembali berlangsung setelah jeda sementara. Pembicaraan tersebut bertujuan mendukung implementasi Nota Kesepahaman Islamabad untuk mencapai kesepakatan damai.
  • Pakistan dan Qatar terus memfasilitasi komunikasi antara Washington dan Teheran bersama negara lain seperti Arab Saudi, Mesir, dan Turki.
  • Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar menyebut AS telah mengakhiri blokade laut setelah tercapainya kesepakatan. Selat Hormuz kini kembali terbuka tanpa biaya tambahan maupun persyaratan khusus bagi kapal yang melintas.

RRI.CO.ID, Islamabad — Pakistan menyatakan pembicaraan teknis antara Amerika Serikat dan Iran akan dilanjutkan minggu depan setelah sempat mengalami jeda sementara. Kementerian Luar Negeri Pakistan menegaskan, penghentian sementara tersebut hanya bersifat teknis dan proses negosiasi akan terus berlanjut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Tahir Andrabi, mengatakan, pembicaraan teknis diperkirakan kembali dimulai pada awal pekan depan. Hal itu disampaikan setelah diskusi antara delegasi AS dan Iran di Bürgenstock, Swiss, dilansir dari Anadolu, Kamis, 25 Juni 2026.

Ia menambahkan, Pakistan dan Qatar sebagai mediator akan terus bekerja sama dengan kedua pihak untuk mendukung implementasi Nota Kesepahaman Islamabad. Kesepakatan tersebut bertujuan mencapai perjanjian damai dalam waktu 60 hari.

Andrabi menjelaskan, kesepakatan tersebut menekankan pentingnya dialog dan diplomasi dalam meredakan ketegangan. Tim teknis dari negara mediator juga akan terus berkoordinasi dengan Washington dan Teheran dalam beberapa pekan ke depan.

Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar mengatakan, Islamabad memainkan peran penting dalam memfasilitasi dialog antara AS dan Iran. Menurutnya, upaya tersebut berhasil mempertemukan kedua pihak setelah 47 tahun tanpa komunikasi langsung.

Ia menyebut Pakistan bersama Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki terus menjaga komunikasi dengan kedua pihak. Upaya tersebut dilakukan untuk mendorong gencatan senjata dan melanjutkan proses negosiasi.

Dar juga menegaskan, Pakistan berfungsi sebagai jalur komunikasi antara Washington dan Teheran selama proses berlangsung. Peran tersebut termasuk memfasilitasi pembicaraan teknis setelah penandatanganan MoU Islamabad.

Ia menambahkan, setelah kesepakatan tersebut, Amerika Serikat disebut telah mengakhiri blokade lautnya. Sementara itu, Selat Hormuz kini terbuka dan tidak lagi dikenakan biaya maupun persyaratan tambahan bagi pelayaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....