KBRI Roma Promosikan Wastra dan Ekonomi Kreatif lewat Peragaan Busana
- 24 Jun 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma menyelenggarakan peragaan busana bertajuk “Dea Terra: Mother Earth” yang menampilkan karya dua desainer muda Indonesia di Italia
- Kegiatan yang digelar di San Polo D’Enza pada 19 Juni 2026 dan Roma pada 23–24 Juni 2026 itu mengangkat tema penghormatan terhadap alam sebagai sumber inspirasi
- Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara diplomasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional
RRI.CO.ID, Roma - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma menyelenggarakan peragaan busana bertajuk “Dea Terra: Mother Earth” yang menampilkan karya dua desainer muda Indonesia di Italia. Kegiatan yang digelar di San Polo D’Enza pada 19 Juni 2026 dan Roma pada 23–24 Juni 2026 itu mengangkat tema penghormatan terhadap alam sebagai sumber inspirasi.
Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara diplomasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif Indonesia di tingkat internasional. “Melalui ‘Dea Terra: Mother Earth’, kami ingin menunjukkan bahwa fesyen Indonesia tidak hanya berbicara tentang keindahan, tetapi juga penghormatan terhadap alam, kekayaan wastra nusantara, dan kontribusi para pelaku UMKM sebagai penggerak industri kreatif nasional,” kata Junimart, Rabu, 24 Juni 2026.
Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Italia melalui pendekatan budaya dan ekonomi kreatif. Tema alam diwujudkan melalui penggunaan kain tradisional Indonesia, pewarna alami, serta desain yang terinspirasi dari unsur bumi, air, flora, dan fauna nusantara sebagai representasi kekayaan hayati dan kearifan lokal Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peragaan busana di City Hall San Polo D’Enza yang merupakan hasil kolaborasi KBRI Roma, diaspora Indonesia, dan Pemerintah Kota San Polo D’Enza. Selanjutnya, peragaan busana digelar di Wisma Duta KBRI Roma dan dihadiri korps diplomatik, pemerhati fesyen, mitra akademik, serta masyarakat setempat.
Pada hari berikutnya, kegiatan dibuka untuk masyarakat umum dan diaspora Indonesia di Italia. Dalam ajang tersebut, dua desainer muda Indonesia turut menampilkan karya mereka, yakni Rafi Ridwan dan Maria Angelita.
Rafi Ridwan dikenal sebagai desainer penyandang tunarungu yang telah membawa tenun Indonesia Timur ke panggung internasional. Sementara Maria Angelita menghadirkan karya yang mengedepankan perpaduan estetika, kenyamanan, dan kualitas premium bagi perempuan modern.
Selain peragaan busana, KBRI Roma juga menghadirkan mini bazaar yang menampilkan berbagai produk UMKM Indonesia, mulai dari wastra tradisional, kerajinan tangan, hingga aksesori dan produk kreatif lainnya. Kegiatan tersebut bertujuan memperkenalkan produk unggulan Indonesia sekaligus membuka peluang pasar bagi UMKM nasional di Italia dan kawasan Eropa.
Rangkaian acara juga dimeriahkan promosi kuliner nusantara. Ini yang menjadi bagian dari upaya diplomasi kuliner Indonesia di Italia.
KBRI Roma menilai kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat promosi budaya, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan UMKM Indonesia di tingkat global. Sekaligus mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Italia melalui pendekatan diplomasi lunak atau soft diplomacy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....