KBRI Tokyo Perkuat Hubungan Indonesia-Jepang Melalui Dialog Merawat Harmoni

  • 14 Jun 2026 18:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar dialog bertajuk Merawat Harmoni sebagai upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang
  • Sekaligus meningkatkan pemahaman warga negara Indonesia (WNI) terhadap hukum, norma sosial, dan budaya yang berlaku di Jepang
  • Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan Indonesia dan Jepang memiliki karakter budaya yang berbeda

RRI.CO.ID, Tokyo - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo menggelar dialog bertajuk Merawat Harmoni sebagai upaya memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang. Sekaligus meningkatkan pemahaman warga negara Indonesia (WNI) terhadap hukum, norma sosial, dan budaya yang berlaku di Jepang.

Duta Besar RI untuk Jepang, Nurmala Kartini Sjahrir, mengatakan Indonesia dan Jepang memiliki karakter budaya yang berbeda. Namun, perbedaan tersebut justru menjadi modal penting dalam mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

"Dua negara dengan karakter dan budaya yang berbeda merupakan modal yang sangat baik. Ini untuk memperkuat hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang," kata Kartini, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurutnya, dialog tersebut menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman WNI mengenai pentingnya mematuhi hukum. Serta menghormati norma sosial yang berlaku di Jepang.

Kartini juga mengapresiasi kontribusi positif WNI di berbagai sektor, mulai dari dunia kerja, pendidikan. Hingga kegiatan promosi budaya yang dinilai turut membangun citra baik Indonesia di Jepang.

"Kinerja positif WNI di tempat kerja, kampus, maupun berbagai kegiatan promosi budaya sangat efektif. Dalam memperkuat citra Indonesia di Jepang," ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang berkaitan dengan perbedaan budaya, bahasa, dan adaptasi sosial. Karena itu, KBRI Tokyo terus mendorong ruang dialog sebagai sarana berbagi informasi dan memperkuat kolaborasi.

"KBRI tidak ingin membiarkan berbagai dinamika sosial berkembang. Tanpa langkah nyata dari pemerintah untuk memberikan pendampingan dan solusi," ucapnya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Direktur Jenderal Asia Tenggara dan Barat Daya Kementerian Luar Negeri Jepang, Shingo Miyamoto. Ia menilai forum dialog seperti ini penting untuk membantu masyarakat Indonesia memahami aturan dan norma yang berlaku di Jepang.

Menurut Shingo, peningkatan ruang dialog antara masyarakat Indonesia dan Jepang menjadi kunci dalam membangun saling pengertian di tengah perbedaan budaya. Sementara itu, perwakilan Kepolisian Metropolitan Tokyo, Nishizawa, menekankan pentingnya pemahaman lintas budaya guna mencegah munculnya kesalahpahaman yang berpotensi menimbulkan persoalan sosial.

Ia juga mendorong komunitas Indonesia untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan di Jepang. Sebagai upaya memperkuat hubungan dan memperluas pemahaman antarwarga kedua negara.

Melalui dialog tersebut, KBRI Tokyo berharap hubungan masyarakat Indonesia dan Jepang semakin erat. Sekaligus menciptakan lingkungan yang harmonis bagi WNI yang tinggal dan bekerja di Negeri Sakura.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....