Iran Resmi Tutup Selat Hormuz hingga Pemberitahuan Lebih Lanjut

  • 12 Jun 2026 13:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Iran menutup penuh Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut, menurut pengumuman badan pengawas maritim Iran (PGSA), menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan dan pernyataan sebelumnya dari Garda Revolusi Iran.
  • Seluruh aktivitas transit di jalur pelayaran strategis tersebut dihentikan sementara, sementara otoritas Iran meminta pemegang izin transit untuk menunggu arahan lebih lanjut dan belum mengumumkan batas waktu penutupan.
  • Penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu perdagangan energi global, karena jalur ini merupakan rute utama pengiriman minyak dan gas dari kawasan Teluk ke pasar internasional, sehingga memicu kekhawatiran di pasar dunia.

RRI.CO.ID, Teheran — Badan pengawas maritim Iran mengonfirmasi penutupan penuh Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut. Keputusan tersebut diumumkan oleh PGSA pada Kamis, 11 Juni 2026, dilansir dari Asharq Al-Awsat.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah pengumuman serupa yang disampaikan oleh Garda Revolusi Iran pada malam sebelumnya. Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform X, PGSA menyebut penutupan Selat Hormuz dilakukan akibat meningkatnya ketegangan di kawasan.

"Karena ketegangan yang disebabkan oleh agresi pasukan Amerika Serikat di kawasan dan pengumuman yang disampaikan tadi malam oleh angkatan bersenjata Iran, Selat Hormuz akan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut," kata PGSA dalam sebuah unggahan di platform X.

Menurut PGSA, ketegangan tersebut dipicu oleh tindakan yang disebut sebagai agresi pasukan Amerika Serikat. Otoritas Iran menyatakan seluruh aktivitas transit melalui jalur perairan strategis tersebut dihentikan sementara hingga ada instruksi lebih lanjut.

PGSA juga meminta para pemohon yang telah memperoleh izin transit untuk bersabar dan menunggu arahan resmi dari pihak berwenang. Hingga kini, Iran belum mengumumkan batas waktu penutupan maupun kemungkinan pengecualian bagi kapal-kapal tertentu.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Jalur ini menjadi rute utama bagi pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk ke pasar internasional.

Penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu arus perdagangan energi global dan memicu kekhawatiran di pasar internasional. Sejumlah perusahaan pelayaran dan negara pengimpor energi diperkirakan akan memantau perkembangan situasi secara ketat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....