Ketegangan Memuncak, Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz
- 11 Jun 2026 14:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Iran mengumumkan penutupan penuh Selat Hormuz untuk seluruh kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal niaga, serta memperingatkan bahwa setiap upaya melintas dapat menjadi sasaran tindakan militer.
- Teheran menyebut langkah tersebut sebagai respons terhadap tindakan Amerika Serikat, terutama serangan AS di wilayah selatan Iran yang dianggap sebagai bentuk agresi.
- Amerika Serikat membantah klaim penutupan tersebut, dengan CENTCOM menyatakan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz masih berlangsung normal dan kapal-kapal komersial tetap dapat keluar masuk jalur strategis tersebut.
RRI.CO.ID, Teheran — Iran menyatakan Selat Hormuz telah ditutup sepenuhnya bagi seluruh kapal yang melintas di jalur perairan strategis tersebut. Pengumuman itu disampaikan melalui media pemerintah Iran yang mengutip pernyataan Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Kamis, 11 Juni 2026.
Dalam pernyataannya, Iran menyebut penutupan berlaku untuk semua jenis kapal, termasuk kapal tanker minyak dan kapal niaga. Teheran juga memperingatkan bahwa setiap upaya untuk melintasi selat tersebut akan menjadi sasaran tindakan militer.
Iran menyatakan langkah tersebut diambil sebagai respons terhadap apa yang disebut sebagai tindakan permusuhan Amerika Serikat yang terus berlanjut. Salah satu alasan yang dikemukakan adalah serangan AS terhadap wilayah di Iran selatan yang dinilai sebagai bentuk agresi.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting di dunia karena menjadi rute utama pengiriman energi global. Penutupan jalur tersebut berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap perdagangan internasional dan pasar energi dunia.
Namun demikian, Amerika Serikat membantah klaim Iran mengenai penutupan Selat Hormuz. Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan lalu lintas pelayaran di kawasan itu masih berlangsung normal, dilansir dari NHK.
CENTCOM juga mengatakan bahwa kapal-kapal komersial tetap dapat keluar masuk Selat Hormuz. "Kapal-kapal komersial terus melintas masuk dan keluar Selat Hormuz malam ini,” klaim CENTCOM.
Perbedaan pernyataan antara Teheran dan Washington mencerminkan meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah. Situasi ini terus menjadi perhatian dunia karena Selat Hormuz memiliki peran strategis dalam menjaga kelancaran pasokan energi global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....