Zelenskyy Usulkan Pertemuan Langsung dengan Putin untuk Akhiri Perang Ukraina
- 06 Jun 2026 14:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengusulkan pertemuan tatap muka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui surat terbuka sebagai upaya baru untuk mengakhiri perang dan mendorong dialog langsung antara kedua negara.
- Zelenskyy juga menyerukan gencatan senjata penuh selama negosiasi berlangsung, namun usulan tersebut telah ditolak oleh Putin. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan dukungannya terhadap kemungkinan pertemuan kedua pemimpin.
- Dalam suratnya, Zelenskyy menyoroti penderitaan rakyat Ukraina akibat perang dan mengusulkan Swiss atau Turki sebagai lokasi perundingan, sedangkan Kremlin menyatakan Putin siap berdialog dan membuka kemungkinan pertemuan di Moskow.
RRI.CO.ID, Kyiv — Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengusulkan pertemuan tatap muka dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Langkah tersebut merupakan upaya baru untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.
Melansir dari BBC News, Sabtu, 6 Juni 2026, usulan tersebut disampaikan melalui surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Putin. Dalam surat itu, Zelenskyy menyatakan bahwa perdamaian hanya dapat dicapai melalui dialog langsung antara Ukraina dan Rusia.
Ia menilai tidak tepat jika hanya menunggu perhatian Amerika Serikat kembali terfokus pada perang di Eropa. Menurutnya, upaya mencari perdamaian harus terus dilakukan meskipun Washington saat ini banyak disibukkan oleh perkembangan situasi di Iran.
Zelenskyy juga menyerukan gencatan senjata penuh selama proses negosiasi berlangsung. Namun, usulan tersebut sebelumnya telah ditolak oleh Putin.
Presiden AS Donald Trump menyambut baik kemungkinan pertemuan kedua pemimpin itu dan mengatakan langkah tersebut dapat membantu mengakhiri konflik. Kremlin mengonfirmasi telah menerima surat dari Zelenskyy.
Dalam surat tersebut, Zelenskyy kembali mengundang Putin untuk bertemu secara langsung. Sebagai tanggapan, Kremlin menyatakan bahwa Zelenskyy dipersilakan bertemu Putin di Moskow.
Berbicara kepada wartawan asing di Saint Petersburg, Putin mengatakan dirinya siap mencapai kesepakatan dengan Ukraina. Namun, ia menegaskan bahwa kompromi diperlukan dari kedua pihak.
Dalam suratnya, Zelenskyy menyoroti penderitaan rakyat Ukraina akibat perang yang berkepanjangan. Zelenskyy juga menilai masyarakat Rusia mulai lelah menghadapi dampak perang, termasuk serangan drone, kenaikan harga, dan berbagai kesulitan ekonomi.
Karena itu, ia mendesak Putin untuk mengambil jalan keluar dari konflik. Zelenskyy mengusulkan agar perundingan tatap muka digelar di negara netral seperti Swiss atau Turki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....