AS Dukung Dialog Langsung Zelenskyy-Putin untuk Akhiri Perang

  • 05 Jun 2026 17:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden AS Donald Trump menyambut baik kemungkinan dialog langsung antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai langkah penting menuju perdamaian.
  • Trump menegaskan bahwa Rusia dan Ukraina perlu bersedia membuat kompromi guna mengakhiri konflik, meski ia tidak mengungkapkan rincian usulan yang telah disampaikan kepada kedua pihak.
  • Setelah Zelenskyy mengusulkan pertemuan langsung melalui surat terbuka, Kremlin menyatakan Putin siap berbicara dan Zelenskyy dapat datang ke Moskow kapan saja untuk menggelar pembicaraan.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyambut baik kemungkinan pertemuan langsung Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, dan Presiden Rusia, Vladimir Putin. Trump menilai dialog langsung dapat menjadi langkah penting untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Melansir dari Xinhua, Jumat, 5 Juni 2026, Trump menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan di Gedung Putih. Ia mengaku senang mendengar adanya kemungkinan kedua pemimpin akan bertemu dan berharap pertemuan itu benar-benar dapat terlaksana.

Menurut Trump, Rusia dan Ukraina perlu bersedia membuat kompromi demi mencapai perdamaian. Ia mengatakan telah menyarankan sejumlah kompromi kepada kedua pihak.

Trump juga menegaskan bahwa Amerika Serikat turut berperan dalam berbagai upaya untuk mendorong penyelesaian konflik tersebut. Meski demikian, Trump menolak mengungkapkan bentuk kompromi yang dimaksud maupun konsesi yang mungkin disepakati oleh kedua pemimpin.

Ia hanya menegaskan bahwa penyelesaian konflik membutuhkan kesediaan kedua belah pihak untuk berkompromi. Sebelumnya, Zelenskyy mengusulkan pertemuan langsung dengan Putin melalui surat terbuka yang dipublikasikan di situs resmi kepresidenan Ukraina.

Dalam surat tersebut, Zelenskyy menyatakan, perang yang berkepanjangan telah memengaruhi sumber daya Rusia dan merugikan posisi internasional negara itu. Zelenskyy menegaskan bahwa Ukraina ingin mengakhiri perang melalui dialog langsung antara dirinya dan Putin.

Ia secara terbuka mengundang Presiden Rusia untuk menggelar pertemuan guna membahas jalan keluar dari konflik yang terus berlangsung. Menanggapi usulan tersebut, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan Zelenskyy dapat datang ke Moskow kapan saja.

Menurutnya, Putin sebelumnya juga telah menyampaikan kesediaan untuk berbicara secara langsung apabila Zelenskyy menginginkannya. Hingga saat ini belum ada jadwal resmi terkait kemungkinan pertemuan antara kedua pemimpin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....