Simak 8 Perayaan Iduladha dari Berbagai Negara

  • 27 Mei 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Perayaan Iduladha di berbagai negara memiliki tradisi unik yang dipengaruhi budaya lokal, mulai dari tradisi mudik keluarga di Maroko hingga bazar makanan khas di Singapura.
  • Sejumlah negara memiliki ciri khas tersendiri dalam pelaksanaan kurban, seperti pengawasan ketat hewan kurban di Bangladesh, gotong royong penyembelihan di Pakistan, serta distribusi daging kurban berskala besar di Arab Saudi.
  • Selain ibadah kurban, Iduladha juga menjadi momentum mempererat kebersamaan melalui tradisi silaturahmi, open house, berbagi kepada masyarakat membutuhkan, dan perayaan komunitas Muslim di berbagai negara.

RRI.CO.ID, Jakarta — Iduladha merupakan hari raya besar kedua dalam Islam yang diperingati setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Hari Raya Kurban atau Lebaran Haji ini identik dengan penyembelihan hewan kurban dan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Di berbagai negara, Hari Raya Iduladha dirayakan berbeda-beda sesuai budaya lokal masing-masing. Berikut merupakan perayaan Iduladha dari berbagai negara, dilansir dari berbagai sumber, Rabu, 27 Mei 2026.

  1. Maroko

Di Maroko, Iduladha dikenal dengan sebutan Ied Kabir atau Hari Raya Besar. Perayaan ini menjadi momen berkumpul bersama keluarga, termasuk mereka yang merantau ke kota lain dan pulang ke kampung halaman.

Hampir setiap rumah di Maroko melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Setelah disembelih, daging kurban biasanya digantung selama satu hingga dua hari sebelum disimpan di freezer untuk dimasak.

  1. Bangladesh

Di Bangladesh, Iduladha dirayakan selama tiga hari berturut-turut. Bangladesh dikenal memiliki aturan ketat terkait pemilihan hewan kurban yang diawasi langsung oleh para ahli sehingga kualitas hewan benar-benar diperhatikan.

  1. Pakistan

Di Pakistan, Iduladha ditandai dengan libur nasional selama empat hari. Banyak toko tutup karena aktivitas masyarakat lebih terfokus pada ibadah di masjid dan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Proses penyembelihan di Pakistan sering dilakukan secara gotong royong oleh warga setempat. Daging kurban kemudian dibagikan kepada fakir miskin sebagai bentuk kepedulian sosial.

  1. Jepang dan Korea Selatan

Berbeda dengan negara mayoritas Muslim lainnya, Jepang dan Korea Selatan tidak memiliki tradisi penyembelihan hewan kurban secara umum. Sebagai gantinya, umat Muslim di kedua negara biasanya memberikan sumbangan uang setelah salat Iduladha.

Selain itu, Iduladha juga tidak ditetapkan sebagai hari libur nasional di Jepang dan Korea Selatan. Meski demikian, umat Muslim tetap merayakan hari raya dengan penuh kekhidmatan bersama komunitas mereka.

  1. Arab Saudi

Di Arab Saudi, Iduladha menjadi salah satu perayaan terbesar setiap tahun. Kerajaan melakukan pemotongan hewan kurban dalam jumlah besar yang kemudian didistribusikan ke berbagai negara Islam yang membutuhkan.

  1. Mesir

Di Mesir, Iduladha dikenal dengan nama Eid-el-Kibr. Setelah salat Id, masyarakat biasanya saling berkunjung ke rumah keluarga dan kerabat sambil membagikan daging kurban kepada warga yang membutuhkan.

  1. Malaysia

Di Malaysia, suasana Iduladha terasa meriah dengan dekorasi bunga di sejumlah kawasan. Masyarakat Muslim di Malaysia juga mengadakan tradisi open house yang memungkinkan keluarga serta kerabat berkumpul menikmati hidangan khas hari raya.

  1. Singapura

Di Singapura, kawasan seperti Kampong Glam dan Geylang Serai dipenuhi bazar makanan menjelang Iduladha. Banyak warga berburu bumbu masakan dan bahan makanan khas untuk dimasak bersama keluarga di rumah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....