Ini 5 Tradisi Perayaan Iduladha dari Berbagai Negara

  • 22 Mei 2026 15:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Iduladha diperingati umat Muslim di seluruh dunia untuk mengenang kisah Nabi Ibrahim dan identik dengan tradisi penyembelihan hewan kurban seperti kambing, domba, sapi, dan unta.
  • Perayaan Iduladha di berbagai negara memiliki tradisi khas yang dipengaruhi budaya lokal, seperti pasar unta Souk Al Gamal di Mesir dan tradisi henna di kawasan Teluk serta Asia Selatan.
  • Sejumlah negara juga memiliki tradisi unik lain saat Iduladha, mulai dari ziarah kubur di Suriah dan Palestina, membakar dupa di Tiongkok, hingga festival Durbar dengan parade kuda di Nigeria.

RRI.CO.ID, Jakarta — Iduladha merupakan salah satu hari raya terbesar dalam Islam yang diperingati umat Muslim di seluruh dunia. Hari raya ini mengenang kisah Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya demi menaati perintah Allah.

Namun, pengorbanan tersebut kemudian digantikan melalui campur tangan ilahi. Tradisi kurban menjadi bagian utama dalam perayaan Iduladha, sehingga Iduladha juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban.

Hewan kurban yang umum digunakan antara lain kambing, domba, sapi, hingga unta. Selain melaksanakan salat Iduladha, umat Muslim di berbagai negara juga berbagi sedekah dan berkumpul bersama keluarga.

Meski memiliki makna yang sama, berbagai negara mempunyai tradisi khas dalam merayakan Iduladha yang dipengaruhi budaya dan kebiasaan setempat. Berikut merupakan tradisi-tradisi perayaan Iduladha dari berbagai negara, dilansir dari berbagai sumber, Jumat, 22 Mei 2026.

1. Pasar Unta Souk Al Gamal

Salah satu tradisi unik dapat ditemukan di Kairo, Mesir, melalui pasar unta Souk Al Gamal yang ramai menjelang Iduladha. Pasar tersebut dikenal sebagai salah satu pasar unta terbesar di dunia.

Di tempat tersebut, harga seekor unta dapat mencapai ribuan dolar AS. Suasana pasar tersebut dipenuhi aktivitas jual beli hewan ternak untuk kurban.

2. Tradisi Henna

Di sejumlah negara lain, hewan kurban juga dihias menggunakan bunga atau henna. Tradisi henna sendiri sangat populer di kawasan Teluk dan Asia Selatan.

Sehari sebelum Iduladha, perempuan biasanya berkumpul untuk menghias tangan dan kaki mereka dengan lukisan henna. Tradisi ini menjadi bagian penting dari persiapan menyambut hari raya.

3. Ziarah Kubur

Di Suriah dan Palestina, masyarakat memiliki kebiasaan melakukan ziarah kubur saat Iduladha. Tradisi tersebut menjadi semakin bermakna dalam beberapa tahun terakhir akibat perang dan berbagai bencana yang terjadi di kawasan tersebut.

Keluarga biasanya mengunjungi makam kerabat pada pagi hari raya. Mereka akan membersihkan batu nisan, menaruh bunga segar, dan membacakan doa bagi anggota keluarga yang telah meninggal.

4. Tradisi Bakar Dupa

Di Tiongkok, komunitas Muslim Hui memiliki tradisi membakar dupa di makam leluhur saat Iduladha. Tradisi tersebut memadukan budaya Islam dengan adat Tiongkok yang menghormati hubungan antara leluhur dan keluarga yang masih hidup.

Asap dupa dipercaya membawa doa menuju langit. Salah satu pusat kegiatan masyarakat Hui saat Iduladha berada di Masjid Niujie di Beijing yang terkenal dengan perpaduan arsitektur Islam dan Tiongkok.

5. Festival Durbar

Di kota kuno Kano Nigeria, pengawal istana menembakkan senapan ke udara untuk menandai berakhirnya salat Iduladha. Setelah itu, masyarakat menyaksikan parade dan balapan kuda dalam festival Durbar yang menjadi bagian dari perayaan tahunan setempat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....