Indonesia dan Kanada Perkuat Kerja Sama Penempatan Tenaga Kesehatan

  • 22 Mei 2026 11:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia dipandang sebagai salah satu negara potensial penyedia tenaga kesehatan terampil untuk mendukung kebutuhan sektor kesehatan di New Brunswick
  • Menteri Kesehatan New Brunswick John Dornan mengatakan wilayahnya membutuhkan tenaga kerja terampil pada sektor kesehatan dan pelayanan lansia
  • Dubes Muhsin meminta New Brunswick menjadi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi perawat Indonesia

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia dan Kanada memperkuat kerja sama penempatan tenaga kesehatan menyusul kunjungan kerja Duta Besar Republik Indonesia untuk Kanada Muhsin Syihab ke Fredericton, Provinsi New Brunswick, pada 19-20 Mei 2026. Kerja sama tersebut membuka peluang penempatan perawat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan dan layanan lansia di wilayah tersebut.

Kunjungan itu merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman antara KP2MI dan Departemen Kesehatan Provinsi New Brunswick yang disepakati pertengahan 2025 lalu. Indonesia dipandang sebagai salah satu negara potensial penyedia tenaga kesehatan terampil untuk mendukung kebutuhan sektor kesehatan di New Brunswick.

Menteri Kesehatan New Brunswick John Dornan mengatakan wilayahnya membutuhkan tenaga kerja terampil pada sektor kesehatan dan pelayanan lansia. “Kesempatan kerja sama ini dapat membawa perawat kompeten dari Indonesia bekerja pada sektor kesehatan dan pelayanan warga lanjut usia,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat, 22 Mei 2026.

Dukungan terhadap kerja sama tersebut juga disampaikan Letnan Gubernur New Brunswick Louise Imbeault bersama sejumlah menteri yang hadir dalam pertemuan. Mereka menilai kolaborasi Indonesia dan Kanada menjadi langkah positif menuju kerja sama lebih luas pada berbagai sektor strategis lainnya.

Menteri Imigrasi New Brunswick Jean-Claude D’Amours optimistis peluang kolaborasi Indonesia dan Kanada masih dapat terus dikembangkan ke depan. Menurutnya, sektor layanan kesehatan, pendidikan, dan konstruksi memiliki prospek besar untuk memperkuat hubungan kedua negara secara berkelanjutan.

Dalam kunjungan tersebut, Dubes Muhsin turut bertemu perwakilan Horizon Health Network di Dr. Everett Chalmers Regional Hospital dan perusahaan Shannex. Kepada kedua perusahaan itu, Dubes Muhsin meminta New Brunswick menjadi tempat kerja yang aman dan nyaman bagi perawat Indonesia.

Kesepakatan penempatan tenaga kesehatan Indonesia di New Brunswick diharapkan segera memasuki tahap rekrutmen pada musim gugur 2026 mendatang. Sementara pengiriman angkatan pertama tenaga kesehatan Indonesia ditargetkan mulai berlangsung pada semester pertama tahun 2027 secara bertahap.

Selain sektor kesehatan, Dubes Muhsin juga menjajaki peluang kerja sama bidang energi terbarukan, perdagangan, dan peningkatan pendidikan tenaga perawat Indonesia. Momentum Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Kanada atau ICA-CEPA turut dimanfaatkan memperkuat perdagangan dan investasi kedua negara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....