Menag Resmikan MAN IC Tangsel Berkurikukum Internasional

  • 22 Mei 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Agama, Nasaruddin Umar Madrasah Aliah Negeri (MAN) Insan Cendekia Serpong, Tangerang Selatan
  • Sekolqh madrasah memperoleh pengakuan resmi dunia untuk menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP)

RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar Madrasah Aliah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Tangerang Selatan, Jumat 23 Mei 2026. Lantaran, berhasil memperoleh pengakuan resmi dunia untuk menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP).

Acara sejarah baru bagi dunia pendidikan itupun dihadiri pula Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman. Ditambah lagi Asisten Khusus Presiden RI Bidang Komunikasi dan Analisis Kebijakan, Dirgayuza Setiawan.

Menag mengatakan untuk pertama kalinya, sebuah madrasah negeri Indonesia berhasil memperoleh pengakuan resmi dunia untuk menjalankan kurikulum IBDP. Dimana salah satu sistem pendidikan pra-universitas paling bergengsi di dunia.

"Pencapaian bersejarah ini diraih oleh MAN Insan Cendekia Serpong di bawah naungan Kementerian Agama. Dengan pengakuan tersebut, kini resmi menjadi bagian dari jaringan sekolah dunia penyelenggara IB atau dikenal sebagai IB World School," ujar Nasaruddin.

Penyelenggara IB, sambung Nasaruddin, sejajar dengan ribuan sekolah unggulan di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Singapura, dan berbagai negara maju lainnya. "Penyenggara IB ini dikenal sebagai sistem pendidikan yang digunakan banyak sekolah elite dunia untuk mempersiapkan siswa masuk universitas top global seperti Harvard, Oxford, Cambridge, NUS, hingga University of Toronto," ucapnya.

Di tingkat internasional, lanjutnya, hanya sekitar 3.900 sekolah menengah atas di seluruh dunia yang berhasil mendapatkan izin resmi menyelenggarakan program IBDP. Di Indonesia sendiri, baru sekitar 55 sekolah yang berhasil mencapainya.

"Kini, MAN Insan Cendikia Serpong menjadi madrasah pertama di Indonesia yang berhasil menembus standar tersebut. Pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan kelas dunia kini semakin terbuka bagi anak-anak

Indonesia, termasuk dari jalur madrasah negeri," kata dia.

“Ini membuktikan bahwa pendidikan bertaraf global bukan hanya milik sekolah elite berbiaya mahal. Madrasah negeri Indonesia juga mampu berdiri sejajar dengan sekolah-sekolah terbaik dunia,” tambahnya.

Keberhasilan ini sekaligus mematahkan anggapan lama bahwa pendidikan internasional hanya dapat diakses kelompok tertentu. Kini, siswa madrasah negeri Indonesia juga memiliki kesempatan belajar dengan standar global yang sama seperti pelajar diberbagai negara maju.

Lebih dari sekadar kurikulum, IBDP dikenal sebagai sistem pendidikan yang membentuk siswa agar mampu berpikir kritis, melakukan riset, memecahkan masalah nyata, bekerja lintas budaya dan memiliki kepedulian sosial tinggi.

Di-era kecerdasan buatan (AI), ketika informasi dapat dicari dalam hitungan detik, dunia justru membutuhkan generasi yang mampu memahami konteks, berpikir mendalam, berkolaborasi dan mengambil keputusan dengan bijak. Kompetensi inilah yang menjadi inti pendidikan IB.

"Bayangkan siswa madrasah negeri Indonesia kini mendiskusikan perubahan iklim, kecerdasan buatan, diplomasi global, dan riset ilmiah dengan pendekatan belajar yang sama. Seperti pelajar di London, Tokyo, New York, atau Singapura.

Dari ruang kelas madrasah di Serpong, lahir generasi yang tidak hanya kuat secara

akademik, tetapi juga siap menjadi pemimpin masa depan dunia," ujar Nasaruddin.

Ditambahkan KSP, Dudung Abdurachman dengan capaian MAN Insan Cendikian Serpong ini sudah skala internasional. Dan sebagai tugas pokoknya, salah satunya adalah untuk memastikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

"Program unggulan bapak presiden salah satunya peningkatan sumber daya manusia. Berbagai kegiatan yang sudah dilakukan baik Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda,bSekolah Garuda Transformasi, kemudian SMA-SMA dan sekolah tinggi unggulan," ucapnya.

Jadi, sekolah SMA unggulan dan bahkan sekolah-sekolah yang memang betul-betul menjadi prioritas presiden terutama sekolah-sekolah yang direvitalisasi baik teknologinya maupun secara material. "Saya memastikan bahwa kegiatan ini betul-betul sudah terlaksana dan kementerian merespons cepat ya terutama ini Kementerian Agama," kata Dudung.

Bahwasannya, kata Dudung, bahwa di madrasahpun rupanya peningkatan sangat signifikan, bahkan eh di atas rata-rata. "Mudah-mudahan ini menjadi harapan bagi kita semua, kita mempunyai anak-anak unggul yang bisa berprestasi dan bisa bersaing di dunia internasional," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....