WHO Soroti Skala dan Kecepatan Penyebaran Ebola di Kongo

  • 21 Mei 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • WHO menyatakan khawatir terhadap cepatnya penyebaran wabah Ebola di timur Kongo yang telah menewaskan sedikitnya 131 orang dan memicu lebih dari 500 kasus dugaan.
  • Wabah disebabkan oleh varian langka Bundibugyo yang belum memiliki vaksin maupun terapi, dengan tingkat kematian pada wabah sebelumnya mencapai 30 hingga 50 persen.
  • Konflik berkepanjangan, tingginya mobilitas penduduk, dan penyebaran kasus ke wilayah perkotaan memperburuk upaya pengendalian wabah di Kongo.

RRI.CO.ID, Kinshasa - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kekhawatiran terhadap wabah Ebola yang terus meluas di wilayah timur Kongo. WHO menyoroti kecepatan penyebaran wabah yang kini telah menyebabkan sedikitnya 131 kematian dan lebih dari 500 kasus dugaan.

Kementerian Kesehatan Kongo melaporkan terdapat 513 kasus dugaan Ebola, meningkat tajam dibandingkan laporan sebelumnya yang mencatat sekitar 300 kasus. Kondisi tersebut menunjukkan wabah kemungkinan telah menyebar lebih luas sebelum terdeteksi oleh otoritas kesehatan.

Dilansir CBC, Kamis, 21 Mei 2026, WHO melaporkan virus Ebola disebut telah menyebar tanpa terdeteksi selama beberapa pekan. Keterlambatan respons dinilai mempersulit upaya pengendalian wabah di lapangan.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengaku sangat khawatir terhadap perkembangan epidemi tersebut. WHO juga menggelar pertemuan komite darurat untuk membahas langkah penanganan wabah yang semakin meluas.

Kasus Ebola kini mulai ditemukan di wilayah perkotaan, sementara sejumlah tenaga kesehatan juga dilaporkan meninggal dunia akibat virus tersebut. Tingginya mobilitas penduduk di kawasan terdampak turut meningkatkan risiko penyebaran lebih lanjut.

Otoritas kesehatan menyebut wabah ini disebabkan varian Bundibugyo, jenis langka Ebola yang hingga kini belum memiliki vaksin maupun terapi. WHO menyatakan wabah Bundibugyo sebelumnya memiliki tingkat kematian antara 30 hingga 50 persen.

Ebola merupakan penyakit menular yang dapat menyebar melalui cairan tubuh. Gejalanya meliputi demam, sakit kepala, nyeri otot, muntah, diare, hingga pendarahan yang tidak dapat dijelaskan.

WHO telah menetapkan wabah tersebut sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional. Kasus Ebola kini dilaporkan muncul di sejumlah wilayah Kongo, sementara Uganda juga melaporkan satu kasus dan satu kematian.

Situasi wabah juga diperparah oleh konflik berkepanjangan dan krisis kemanusiaan di wilayah timur Kongo. Kawasan tersebut selama ini menghadapi ancaman kelompok bersenjata yang telah menyebabkan banyak korban jiwa dan pengungsian massal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....