Putin Sebut Perang Ukraina menuju Akhir, meski Belum Ada Kepastian
- 13 Mei 2026 15:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Vladimir Putin menyebut perang Ukraina kemungkinan sedang menuju akhir, tetapi Kremlin menegaskan belum ada rincian konkret mengenai proses perdamaian.
- Rusia dan Ukraina kembali saling menyerang setelah gencatan senjata tiga hari berakhir, sementara kedua pihak saling menuduh telah melanggar kesepakatan tersebut.
- Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia tetap terbuka untuk diplomasi, namun negosiasi damai masih berjalan buntu dan tuntutan Moskow terhadap Ukraina belum berubah.
RRI.CO.ID, Moskow — Kremlin menyatakan belum ada rincian spesifik mengenai akhir perang Ukraina. Meski demikian, Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan konflik tersebut kemungkinan sedang menuju akhir, dilansir dari CNA, Rabu, 13 Mei 2026.
Perang Rusia-Ukraina sendiri masih menjadi konflik terbesar di Eropa sejak Perang Dunia II. Pernyataan tersebut muncul setelah Moskow dan Kyiv kembali saling melancarkan serangan usai berakhirnya gencatan senjata tiga hari.
Rusia dan Ukraina saling menuduh telah melanggar kesepakatan gencatan senjata tersebut. Sebelumnya, Putin mengecam NATO dan berharap pasukan Rusia terus mengalami kemajuan di medan perang.
Ia juga menyatakan bahwa perang sedang “menuju akhir”, meski tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai maksud pernyataannya. Trump kemudian menyebut akhir perang semakin dekat dan membuka kemungkinan melakukan kunjungan ke Rusia tahun ini.
Namun, pernyataan Vladimir Putin memicu kebingungan karena negosiasi damai sejauh ini masih berjalan buntu. Rusia juga belum menunjukkan tanda akan melonggarkan tuntutannya terhadap Ukraina.
Kremlin lalu menegaskan bahwa belum ada rincian konkret mengenai proses perdamaian tersebut. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Rusia tetap terbuka untuk kontak diplomatik.
Ia menilai proses perdamaian mulai menunjukkan tanda-tanda mendekati akhir konflik. Meski demikian, Peskov menegaskan belum ada detail spesifik yang dapat diumumkan ke publik.
Peskov juga menyebut Putin hanya bersedia bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk menandatangani kesepakatan damai final. Selain itu, warga Rusia juga mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan menghadapi perang yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Zelenskyy kembali menegaskan bahwa Rusia harus mengambil langkah menuju gencatan senjata permanen. Namun, perundingan damai masih menemui jalan buntu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....