Pentagon Buka Arsip soal Foto "UFO", Sebanyak 161 Dokumen Terungkap

  • 11 Mei 2026 15:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pentagon merilis 161 dokumen dan hampir 30 video UAP melalui portal PURSUE.
  • File tersebut berisi laporan pilot, foto, serta rekaman objek misterius seperti bola cahaya dan benda mirip rugby.

RRI.CO.ID, Jakarta - Ribuan dokumen dan video UFO yang sebelumnya dirahasiakan resmi dirilis Pentagon melalui portal Departemen Perang Amerika Serikat. Mengutip Space.com, Pentagon merilis sekitar 161 file deklasifikasi terkait Unidentified Anomalous Phenomena (UAP) atau fenomena anomali tak dikenal.

Arsip tersebut memuat rekaman berbagai fenomena udara misterius. Mulai dari objek berbentuk bola cahaya putih hingga benda menyerupai bola rugby yang tertangkap sensor inframerah militer.

File-file itu mencakup laporan investigasi, kesaksian pilot dan astronaut, foto, hingga hampir 30 video baru. Salah satu video memperlihatkan “bola cahaya putih tidak beraturan” yang terekam di langit Suriah.

Video lain menampilkan objek berbentuk bola rugby dengan tiga tonjolan yang terdeteksi sensor inframerah di kawasan Indo-Pasifik. Ada pula rekaman titik bercahaya yang bergerak di antara turbin angin dan disebut tampak “seperti hantu”.

Seluruh dokumen itu dipublikasikan melalui portal PURSUE (Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters) milik pemerintah AS. Portal tersebut disebut sebagai bagian dari upaya transparansi terkait laporan UFO yang selama puluhan tahun menjadi bahan spekulasi publik.

Presiden AS, Donald Trump menyatakan akan membuka akses terhadap dokumen pemerintah terkait fenomena luar angkasa dan makhluk asing. Hal itu ia paparkan dalam portal tersebut.

Trump menginstruksikan Departemen Perang AS bersama kementerian dan lembaga terkait untuk memulai proses identifikasi serta pengungkapan berkas-berkas tersebut. “Dokumen ini mencakup informasi kehidupan di luar Bumi, fenomena udara tak dikenal, serta benda terbang tak dikenal,” tulis Trump.

Langkah in ia sebut sebagai upaya mengungkap isu kompleks yang dinilai menarik sekaligus penting bagi publik. Meski demikian, Pentagon menegaskan file-file tersebut belum membuktikan keberadaan alien atau teknologi ekstraterestrial.

Banyak kasus masih berstatus “belum teridentifikasi” karena keterbatasan data. Sementara itu, sebagian pengamat menilai fenomena itu bisa berasal dari drone, gangguan sensor, maupun objek yang salah dikenali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....