Tiba di Cebu Filipina, Presiden Prabowo Dijemput Kendaraan "Maung" Karya Anak Bangsa

  • 07 Mei 2026 19:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo tiba di Filipina menghadiri KTT ke-48 ASEAN menggunakan kendaraan taktis Maung buatan Indonesia.
  • Penggunaan Maung dalam kunjungan luar negeri dinilai menjadi simbol diplomasi dan kemandirian industri nasional.
  • Pemerintah menyebut kendaraan Maung menunjukkan kemajuan teknologi pertahanan Indonesia di panggung internasional.

RRI.CO.ID, Cebu - Presiden Prabowo Subianto tiba di Cebu, Filipina, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN, Kamis, 7 Mei 2026. Dalam kunjungan luar negeri tersebut, Presiden Prabowo dijemput menggunakan kendaraan taktis ringan Maung karya industri pertahanan nasional Indonesia.

Presiden Prabowo tiba di The Mactan Cebu International Airport Authority General Aviation Terminal sekitar pukul 13.45 waktu setempat. Kedatangan Presiden disambut Penasihat Keamanan Nasional Filipina Eduardo Oban serta pasukan kehormatan dari tuan rumah.

Selain itu, Presiden juga menerima penyambutan berupa tarian tradisional Filipina dan buket bunga setibanya di lokasi. Kehadiran Presiden Prabowo di Cebu menjadi bagian agenda menghadiri KTT ASEAN yang berlangsung pada 7 hingga 8 Mei 2026.

“Selama berada di Filipina, Bapak Presiden akan menggunakan kendaraan yang dikenal sebagai kendaraan taktis ringan yang tangguh ini,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangannya. Penggunaan Maung menjadi pertama kalinya dilakukan Presiden dalam agenda kunjungan luar negeri.

Menurut Teddy, Maung merupakan kendaraan taktis hasil pengembangan industri pertahanan nasional yang telah digunakan dalam berbagai operasi domestik. Kendaraan tersebut dikembangkan sejak Presiden Prabowo menjabat Menteri Pertahanan Republik Indonesia.

“Maung telah dikembangkan sejak Bapak Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan saat ini produksinya di Pindad telah mencapai 3.200 unit. Telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri," ucap Teddy.

"Presiden Prabowo pun telah menggunakan Maung, sejak dilantik sebagai Presiden Republik Indonesia pada 20 Oktober 2024 lalu,” kata Teddy melanjutkan. Pemerintah menyebut kendaraan tersebut menjadi simbol kemajuan industri nasional Indonesia di mata dunia.

“Penggunaan Maung di forum internasional ini bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa, dan kemajuan industri Indonesia. Maung menjadi sebuah simbol diplomasi,” ucap Teddy.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....