Kebakaran Hutan Besar di Tuscany Italia, 3.000 Warga Dievakuasi
- 02 Mei 2026 15:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebakaran hutan di Tuscany telah membakar lebih dari 800 hektare dan memaksa sekitar 3.000 warga dievakuasi.
- Angin kencang membuat api sulit dikendalikan, meskipun pemadaman dilakukan dari darat dan udara dengan bantuan pesawat Canadair.
- Kebakaran dipicu oleh pembakaran ranting pohon zaitun yang tidak terkendali, sementara pihak berwenang mengingatkan situasi masih berbahaya dan belum dapat diprediksi.
RRI.CO.ID, Tuscany — Kebakaran hutan besar melanda wilayah Tuscany, Italia, dan telah berlangsung selama beberapa hari sejak Selasa, 28 April 2026. Api terus meluas akibat tiupan angin kencang yang memperburuk kondisi di lapangan, sehingga menyulitkan upaya pemadaman.
Melansir dari Reuters, sekitar 3.000 warga terpaksa dievakuasi sebagai langkah pencegahan untuk menghindari risiko yang lebih besar. Area terdampak berada di Gunung Faeta dengan luas kebakaran mencapai lebih dari 800 hektare.
Hingga saat ini, kondisi kebakaran masih belum terkendali dan api dilaporkan masih aktif. Petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan kobaran api, meskipun angin kencang membuat situasi semakin sulit dan tidak dapat diprediksi.
Kebakaran ini diduga dipicu oleh aktivitas manusia, yakni pembakaran ranting pohon zaitun yang tidak terkendali. Pihak berwenang telah mengonfirmasi dugaan tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perkembangan situasi.
Dalam upaya penanganan, bantuan udara turut dikerahkan dengan menggunakan tiga pesawat pemadam jenis Canadair. Pesawat tersebut mengambil air dari sumber terdekat seperti danau, sungai, atau laut, sebelum menjatuhkannya ke titik-titik api.
Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dari darat dan udara untuk membatasi penyebaran kebakaran. Meski demikian, pihak berwenang mengakui bahwa kondisi masih berbahaya dan sulit diprediksi karena sangat bergantung pada arah dan kekuatan angin.
“Api masih sangat aktif. Semua upaya dilakukan untuk membatasi semaksimal mungkin area kebakaran, tetapi kami tidak bisa lengah atau membuat prediksi karena situasi sangat bergantung pada angin,” kata Wakil Wali Kota Lucca, Fabio Barsanti, dalam sebuah video di Facebook.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....