Siapakah Cole Allen, Terduga Penembak di Gedung Putih? Ini Sosoknya

  • 27 Apr 2026 10:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Cole Thomas Allen, pria 31 tahun asal California, menjadi tersangka dalam insiden penembakan di acara White House Correspondents’ Dinner.
  • Ia memiliki latar belakang pendidikan tinggi di bidang teknik dan komputer serta bekerja sebagai guru paruh waktu dan pengembang gim.
  • Meski berprofil akademik mentereng, Allen diduga melakukan aksi bersenjata dan motifnya masih didalami aparat keamanan.

RRI.CO.ID, Washington D.C. - Sosok Cole Thomas Allen menjadi sorotan usai diduga terlibat dalam insiden penembakan di acara makan malam White House Correspondents’ Dinner. Pria berusia 31 tahun itu kini ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang mengguncang keamanan pejabat tinggi Amerika Serikat.

Cole Thomas Allen diketahui merupakan warga Torrance, California, wilayah pinggiran Los Angeles. Ia tinggal di kawasan tersebut dan memiliki latar belakang pendidikan serta karier yang cukup mentereng.

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, Allen bekerja sebagai guru paruh waktu di C2 Education. Perusahaan bimbingan belajar itu bahkan pernah menobatkannya sebagai “guru terbaik bulan ini” pada Desember 2024.

Selain mengajar, Allen memiliki latar belakang akademik di bidang teknik dan komputer. Ia merupakan lulusan California Institute of Technology dengan gelar sarjana teknik mesin pada 2017.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan dan meraih gelar magister ilmu komputer dari California State University Dominguez Hills pada 2025. Riwayat pendidikan ini menempatkannya sebagai sosok dengan kemampuan teknis tinggi.

Saat masih mahasiswa, Allen sempat mengembangkan prototipe sistem rem darurat untuk kursi roda. Karyanya tersebut sempat mendapat perhatian media lokal di Amerika Serikat.

Dalam perjalanan kariernya, Allen juga pernah bekerja sebagai insinyur mesin di IJK Controls. Ia turut menjadi asisten pengajar di Caltech serta mengikuti program riset di Jet Propulsion Laboratory milik NASA.

Di luar dunia akademik, Allen aktif sebagai pengembang gim independen. Salah satu karyanya berjudul “Bohrdom” dipasarkan melalui platform Steam dengan harga terjangkau.

Ia juga dilaporkan tengah mengembangkan gim lain berjudul sementara “First Law”. Aktivitas ini menunjukkan ketertarikannya pada bidang teknologi dan industri kreatif digital.

Catatan lain menunjukkan Allen pernah menyumbang dana sebesar 25 dolar AS untuk kampanye presiden Kamala Harris pada Oktober 2024. Informasi tersebut tercatat dalam data Komisi Pemilihan Federal.

Meski memiliki latar belakang pendidikan tinggi, Allen kini diduga terlibat dalam aksi kekerasan serius. Ia disebut membawa senapan, pistol, dan pisau saat insiden penembakan terjadi.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahkan menyebut tersangka sebagai “orang yang sakit”. Ia juga menegaskan proses hukum terhadap Allen akan segera dilakukan oleh aparat penegak hukum.

Hingga kini, motif pelaku masih didalami oleh aparat keamanan. Dugaan sementara menyebut Allen bertindak sendiri dalam aksi yang menargetkan lingkungan pejabat pemerintahan.

Kasus ini menambah daftar panjang ancaman keamanan terhadap pejabat tinggi negara. Aparat Amerika Serikat terus menelusuri latar belakang dan kemungkinan faktor yang memicu tindakan tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....