Insiden Gedung Putih, Trump: Seorang Petugas Tertembak, tapi Selamat
- 26 Apr 2026 16:13 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap petugas tertembak namun selamat berkat rompi antipeluru.
- Pelaku disebut membawa lebih dari satu senjata dan diduga bertindak seorang diri dalam insiden tersebut.
- Aparat masih menyelidiki motif pelaku untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan.
RRI.CO.ID, Washington D.C. - Seorang petugas dilaporkan tertembak dalam insiden keamanan saat jamuan makan wartawan Gedung Putih di Washington, Sabtu, 25 April 2026. Namun, korban berhasil selamat setelah terlindungi rompi antipeluru yang dikenakannya.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan kondisi korban dalam konferensi pers usai kejadian. "Seorang petugas tertembak, tetapi selamat karena ia mengenakan rompi antipeluru yang sangat baik," kata Trump dalam keterangannya, Sabtu, 25 April 2026.
Menurut Trump, peluru dilepaskan dari jarak sangat dekat menggunakan senjata berkekuatan tinggi. Meski demikian, rompi antipeluru yang digunakan mampu menahan dampak tembakan tersebut.
"Ia ditembak dari jarak sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat, dan rompi itu berfungsi. Saya baru saja berbicara dengannya, dan kondisinya sangat baik," ujar Trump.
Trump juga mengungkapkan bahwa pelaku membawa lebih dari satu senjata saat melakukan aksinya. Ia menyebut pelaku diduga berasal dari California dan memiliki kondisi mental yang terganggu.
"Sepertinya dia tinggal di California. Dia orang sakit, sangat sakit," ujarnya.
Berdasarkan laporan media, pelaku telah diamankan aparat keamanan dan kini dalam proses penyelidikan. "Saya kira dia bertindak sendirian," kata Trump.
Sementara itu, aparat penegak hukum masih mendalami motif dan latar belakang pelaku. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan terhadap keamanan publik.
Insiden tersebut terjadi dalam acara tahunan yang digelar di Washington Hilton. Situasi sempat memicu kepanikan hingga Trump dan Melania Trump dievakuasi dari lokasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....