PBB Dorong Perpanjangan Gencatan Senjata dan Dialog AS-Iran
- 23 Apr 2026 14:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- PBB berharap pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dapat kembali dilanjutkan serta gencatan senjata diperpanjang.
- Sekjen PBB Antonio Guterres bersama utusannya Jean Arnault aktif melakukan komunikasi untuk meredakan ketegangan.
- PBB menekankan diplomasi sebagai solusi utama guna mencegah eskalasi dan membuka jalan menuju perdamaian.
RRI.CO.ID, Jenewa — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan harapannya agar pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dapat kembali dilanjutkan. Pernyataan ini disampaikan di tengah situasi yang masih tegang.
Melansir dari Xinhua, harapan ini disampaikan oleh juru bicara PBB, Stephane Dujarric, pada Selasa, 21 April 2026. PBB juga mendorong agar gencatan senjata yang saat ini berlangsung dapat diperpanjang.
Menurut Dujarric, dialog dan diplomasi harus dijalankan secara penuh sebagai langkah utama untuk meredakan konflik antara kedua negara. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres terus terlibat dalam berbagai komunikasi terkait situasi tersebut.
“Kami sangat berharap dialog antara Amerika Serikat dan Republik Islam Iran dapat kembali dimulai, gencatan senjata diperpanjang, dan diplomasi dapat dijalankan sepenuhnya,” ujarnya.
Ia bekerja bersama utusan pribadinya untuk konflik Timur Tengah, Jean Arnault. Arnault juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai pihak guna meredakan ketegangan.
Gencatan senjata Amerika Serikat dan Iran telah berlangsung dua minggu dan diumumkan telah diperpanjangkan oleh Presiden AS Donald Trump. PBB menilai bahwa tanpa perpanjangan, risiko meningkatnya kembali konflik akan semakin besar.
Oleh karena itu, PBB menekankan pentingnya kerja sama dan diplomasi sebagai solusi utama. Organisasi tersebut berharap langkah-langkah ini dapat membuka jalan menuju perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....