Trump Sebut Israel dan Lebanon Akan Gelar Pembicaraan

  • 16 Apr 2026 14:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Donald Trump mengumumkan rencana pembicaraan antara pemimpin Israel dan Lebanon, yang menjadi kontak pertama dalam 34 tahun.
  • Pertemuan ini terjadi di tengah konflik yang telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan lebih dari satu juta warga Lebanon mengungsi.
  • Meski ada upaya diplomasi, serangan Israel masih berlanjut sehingga peluang gencatan senjata dalam waktu dekat belum pasti.

RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan, pemimpin Israel dan Lebanon akan melakukan pembicaraan pada Kamis, 16 April 2026. Pertemuan tersebut menjadi kontak pertama dalam 34 tahun, dilansir dari Al Jazeera.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui platform Truth Social pada Rabu, 15 April 2026. Namun, Trump tidak merinci siapa saja pemimpin yang akan terlibat dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari kedua pihak.

Sebelumnya, utusan Israel dan Lebanon menggelar pertemuan di Washington, yang menjadi kontak diplomatik pertama dalam lebih dari tiga dekade. Dalam pertemuan itu, Lebanon berupaya menghentikan serangan Israel yang terus berlangsung di wilayahnya.

Lebanon terseret dalam konflik sejak 2 Maret dalam perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Sejak konflik meningkat, ribuan orang dilaporkan tewas di Lebanon dan lebih dari satu juta warga mengungsi.

Di tengah eskalasi tersebut, Israel tetap membuka jalur negosiasi. Sementara itu, pemerintah Lebanon menegaskan keinginannya untuk mencapai gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel.

Meski ada dorongan diplomatik, serangan Israel terhadap Lebanon terus berlanjut. Serangan tersebut menewaskan tenaga medis dan warga sipil serta merusak infrastruktur penting.

Pertempuran juga masih berlangsung di sejumlah wilayah seperti Bint Jbeil. Hal tersebut menyebabkan prospek tercapainya gencatan senjata dalam waktu dekat masih belum pasti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....