Pakistan Umumkan Hari Libur di Islamabad jelang Pembicaraan AS-Iran

  • 09 Apr 2026 14:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pakistan menetapkan dua hari libur lokal di Islamabad pada 9–10 April 2026 menjelang pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran yang akan digelar di ibu kota.
  • Gedung Putih menyatakan Wakil Presiden AS, JD Vance, akan memimpin delegasi Amerika dalam negosiasi terkait konflik Timur Tengah.
  • Meski libur diberlakukan, layanan penting seperti polisi, rumah sakit, serta utilitas listrik dan gas tetap beroperasi, dan warga diminta menyesuaikan aktivitas mereka.

RRI.CO.ID, Islamabad — Pakistan mengumumkan dua hari libur lokal di ibu kota menjelang pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Pembicaraan tersebut dijadwalkan berlangsung di Islamabad pada Jumat, 10 April 2026, dilansir dari Al Arabiya.

Keputusan tersebut berlaku mulai Kamis, 9 April 2026 dan diumumkan dalam waktu singkat oleh otoritas setempat. Administrasi distrik Islamabad mengeluarkan pemberitahuan pada Rabu, 8 April 2026 malam tanpa menyebutkan alasan resmi.

Namun, kebijakan serupa kerap diterapkan untuk alasan keamanan menjelang acara diplomatik penting. Pakistan diketahui tengah mempersiapkan pembicaraan penting yang melibatkan perwakilan Amerika Serikat dan Iran terkait konflik di Timur Tengah.

Gedung Putih menyatakan Wakil Presiden AS, JD Vance, akan memimpin tim Amerika menuju negosiasi di Islamabad. Libur tersebut berlaku pada Kamis dan Jumat serta hanya diterapkan di Wilayah Ibu Kota Islamabad.

Informasi tersebut disampaikan melalui pemberitahuan yang dikeluarkan oleh komisaris distrik setempat. Meski demikian, kantor yang menyediakan layanan penting tetap beroperasi.

Layanan tersebut mencakup kepolisian, rumah sakit, serta utilitas listrik dan gas. Kantor wakil komisaris menegaskan bahwa layanan esensial akan tetap berjalan selama periode libur.

Warga juga diminta merencanakan aktivitas mereka sesuai dengan kebijakan tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan menjelang pertemuan diplomatik tingkat tinggi di Islamabad.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....