Arab Saudi Tetapkan Idulfitri 2026 pada Jumat, 20 Maret 2026

  • 19 Mar 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Arab Saudi menetapkan Idulfitri 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret, setelah Kamis menjadi hari terakhir Ramadan
  • Sejumlah negara Teluk seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain mengikuti penetapan tersebut
  • Idulfitri menandai berakhirnya Ramadan, bulan puasa bagi lebih dari 1,8 miliar Muslim yang mengikuti kalender lunar Islam

RRI.CO.ID, Riyadh — Arab Saudi mengumumkan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah pada Jumat, 20 Maret 2026. Pengumuman ini disampaikan otoritas setempat pada Rabu, 8 Maret 2026 dan menjadi acuan bagi sejumlah negara lain.

Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Kamis, 19 Maret 2026 sebagai hari terakhir Ramadan. Dengan demikian, Jumat resmi menjadi hari pertama Idulfitri, sebagaimana dilaporkan oleh Saudi Press Agency.

Melansir dari Al Arabiya, sejumlah negara di kawasan Teluk juga mengikuti keputusan tersebut. Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain turut menetapkan Jumat sebagai awal perayaan Idulfitri.

Idulfitri merupakan perayaan yang menandai berakhirnya bulan Ramadan. Bulan ini merupakan periode puasa yang dijalankan oleh lebih dari 1,8 miliar umat Muslim di seluruh dunia.

Pada tahun 2026, Ramadan di Arab Saudi dimulai pada 18 Februari. Selama Ramadan, umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan menahan diri dari makan dan minum sejak fajar hingga matahari terbenam.

Selain itu, Ramadan juga menjadi momen untuk meningkatkan spiritualitas dan kedisiplinan diri. Umat Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah serta berbagi dengan sesama.

Umat Islam menggunakan kalender lunar yang terdiri dari 12 bulan dalam satu tahun. Jumlah harinya berkisar antara 354 hingga 355 hari, sehingga penentuan hari besar seperti Idulfitri bergantung pada peredaran bulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....