Ragam Tradisi Unik Sambut Idulfitri di Berbagai Negara

  • 17 Mar 2026 16:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Idulfitri 2026
  • Tradisi menyambut hari raya

RRI.CO.ID, Jakarta — Idulfitri merupakan perayaan besar bagi umat Muslim setelah sebulan penuh melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Perayaan ini dimulai dengan salat Id pada pagi hari, diikuti dengan kunjungan ke kerabat dan teman.

Baca juga: Ragam Kue Lebaran Tradisional dari Berbagai Negara Dunia

Setiap negara memiliki tradisi unik dalam merayakan Idulfitri, menjadikan perayaan ini beragam dan kaya secara budaya. Berikut merupakan ragam tradisi menyambut hari raya Idulfitri di berbagai negara, dilansir dari berbagai sumber, Selasa, 17 Maret 2026.

  1. Arab Saudi

Idulfitri di Arab Saudi ditandai dengan jamuan keluarga besar. Pada jamuan tersebut, keluarga menyajikan kleicha, biskuit kurma dan kacang yang populer di Arab Saudi dan Irak.

Memberi hadiah kepada anak-anak dan orang tua juga menjadi bagian penting dari perayaan. Selain itu, kegiatan tradisional seperti balap unta dan falconry juga digelar untuk menambah semarak suasana.

  1. Uni Emirat Arab

Di UEA, rumah dihiasi dengan warna-warna cerah, keluarga membeli pakaian baru, dan hidangan manis tradisional disiapkan untuk keluarga. Wanita juga menghias tangan mereka dengan desain henna rumit sebagai bagian dari tradisi Idulfitri.

  1. Kirgisztan

Idulfitri di Kirgisztan disebut dengan Orozo Ait, dimulai dengan salat Id berjamaah yang dihadiri ribuan orang. Dalam perayaan ini, anak-anak menyanyikan lagu Jaramazan.

Setelah menyanyi, mereka akan diberi imbalan permen dan uang. Festival ini juga dirayakan dengan kompetisi balap kuda yang mencerminkan warisan nomaden negara tersebut.

Baca juga: Hidangan Khas Lebaran dari Berbagai Negara

  1. Turki

Di Turki, Idul Fitri dikenal sebagai Şeker Bayramı atau Festival Gula, dan dirayakan selama tiga hari. Umat Muslim melakukan pembersihan diri sebelum mengenakan pakaian baru dan mengunjungi orang yang lebih tua untuk meminta restu.

Selain itu, anak-anak akan menerima permen, cokelat, dan uang. Keluarga juga menikmati hidangan penutup khas Turki seperti baklava dan Turkish delight.

  1. Kenya

Di Kenya, Idulfitri memadukan budaya Swahili dengan tradisi Islam. Anak-anak berkeliling dari rumah ke rumah menyanyikan lagu Islami dan menerima hadiah kecil atau uang.

Tradisi tersebut dikenal sebagai kuomba msamaha atau meminta maaf. Perayaan juga berlangsung di taman umum di kota besar seperti Nairobi, dengan piknik keluarga dan hiburan anak-anak.

  1. Selandia Baru

Komunitas Muslim di Selandia Baru yang multikultural merayakan Idulfitri dengan festival public. Festival tersebut menampilkan salat berjamaah, jamuan makanan, pertunjukan budaya, stan makanan, dan berbagai kegiatan menyenangkan untuk anak-anak.

Salah satu acara utama adalah Karnaval Eden Park di Auckland, yang menawarkan permainan interaktif dan beragam kuliner dunia. Acara tersebut mencerminkan keberagaman budaya dalam perayaan Idulfitri di negara tersebut.

Rekomendasi Berita