Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Penandatanganan Petisi di Kedubes Iran
- 05 Mar 2026 23:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kedutaan Besar (Kedubes) Iran di Jakarta menggelar penandatanganan petisi menolak serangan Israel dan Amerika Serikat (AS). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan berdoa bersama untuk mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, Kamis, 5 Maret 2026 di rumah dinas duta besar, Jakarta.
Ratusan masyarakat hadir dalam acara yang dimulai pukul 15.00 WIB itu. Termasuk, sejumlah tokoh nasional seperti di antaranya Abraham Samad ketua KPK periode 2011 – 2015 serta mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu.
Said Didu menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Ayatullah Ali Khamenei, yang disebutnya sebagai tokoh yang konsisten berjuang demi negaranya. Said Didu juga menilai Khamenei sebagai pahlawan kemanusiaan dan pahlawan di dunia Islam.
“Seluruh dunia saya pikir melihat kita kehilangan seorang yang sangat konsisten berjuang mempertahankan negaranya. Berjuang untuk kepentingan umat manusia dan terutama umat Islam,” ujar Said Didu saat ditemui RRI di sela-sela acara.
Ucapan belasungkawa mendalam juga disampaikan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo. Roy secara khusus juga memberikan semangat kepada rakyat Iran di tengah situasi perang saat ini.
“Saya pribadi menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya dan semangat untuk rakyat Iran. Karena yang namanya “polisi dunia” itu tidak ada," ujarnya menambahkan.
Roy Suryo juga berharap agar perang yang terjadi tidak akan berlangsung lama. Sebab, menurutnya perang tidak akan menguntungkan pihak manapun.
“Semoga, tidak kemudian ini (perang) diperpanjang. Karena, dampak perang itu adalah sangat besar, Indonesia juga terdampak,” kata Roy Suryo menekankan.
Sementara, agresi Israel dan AS ke Iran dinilai tidak terpisahkan dari apa yang terjadi di Palestina dan upaya penaklukan Gaza. Pendudukan Israel ingin membunuh semua proyek perlawanan di wilayah tersebut.
Kata Direktur YPSP (Yayasan Persahabatan dan Studi Peradaban), Ahed Abu Al-Atta pada kesempatan yang sama. Ahed juga menyebut, pendudukan Israel ingin mengendalikan wilayah tersebut dan sebagian besar negara.
“Dunia Arab dan Islam di sekitarnya menjadi sasaran agresi ini, yang bertujuan untuk mencapai proyek zionis membangun negara yang lebih besar. Namun, kami percaya bahwa agresi ini, insyaallah akan gagal, dan pendudukan akan kalah pada putaran ini,” ujar Ahed menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....