The Jakarta Treaty Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia-Australia

  • 14 Jul 2026 23:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • The Jakarta Treaty merupakan perjanjian keamanan bersama yang menandai kemitraan bilateral Indonesia-Australia dibangun atas kepercayaan dan kerja sama untuk memperkuat perdamaian dan keamanan kawasan.
  • Perjanjian ini mengatur konsultasi rutin antara Indonesia dan Australia mengenai berbagai isu keamanan bersama dan memperluas kolaborasi dalam sektor pertahanan, keamanan maritim, siber, serta ketahanan ekonomi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Asisten Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Matt Thistlethwaite mengatakan The Jakarta Treaty tonggak penting hubungan Indonesia-Australia. Menurutnya, perjanjian tersebut menandai kemitraan kedua negara dibangun karena saling percaya dan kerja sama memperkuat perdamaian, keamanan kawasan.

"Penandatanganan Perjanjian Keamanan Bersama Australia-Indonesia, atau The Jakarta Treaty, merupakan langkah signifikan hubungan bilateral kita saat ini. Perjanjian ini dibangun di atas kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin antara kedua negara," ujar Thistlethwaite di Jakarta, Selasa, 14 Juli 2026.

Menurut Thistlethwaite, The Jakarta Treaty mengatur konsultasi rutin Indonesia-Australia mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan keamanan bersama. Ia mengatakan perjanjian tersebut juga menjadi dasar memperluas kolaborasi, memperkuat keamanan nasional kedua negara sekaligus menjaga stabilitas kawasan.

"Perjanjian ini mengharuskan kedua negara berkonsultasi secara teratur mengenai berbagai isu yang memengaruhi keamanan bersama. Kedua negara juga mengembangkan kerja sama untuk memperkuat keamanan nasional masing-masing serta keamanan kawasan,” katanya.

Ruang lingkup kerja sama dalam The Jakarta Treaty mencakup sektor pertahanan, keamanan maritim, keamanan siber, hingga ketahanan ekonomi. Thistlethwaite mengatakan implementasi perjanjian tersebut membuka peluang berbagai inisiatif keamanan bilateral baru.

"Baik dalam kerja sama pertahanan, maritim, siber, maupun ekonomi, perjanjian ini membuka jalan bagi berbagai inisiatif keamanan bilateral baru. Termasuk latihan militer bersama yang lebih maju, pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan di Indonesia," ucap Thistlethwaite.

Perjanjian tersebut juga memperluas program pertukaran pendidikan militer melalui Young Leaders Forum. Thistlethwaite mengatakan program itu diharapkan dapat membangun hubungan serta memperkuat kerja sama antara calon pemimpin militer Indonesia dan Australia sejak dini.

Selain memperkuat kerja sama antarmasyarakat, implementasi The Jakarta Treaty diarahkan untuk mempererat hubungan antara masyarakat Indonesia dan Australia. Menurut Thistlethwaite, pemerintah Australia memberikan tambahan pendanaan kepada Australia-Indonesia Institute.

"Penerapan perjanjian ini juga memberi kami kesempatan untuk berinvestasi pada aset terpenting, yaitu sumber daya manusia. Kami memberikan pendanaan tambahan kepada Australia-Indonesia Institute untuk meningkatkan kemampuan bahasa Indonesia dan pemahaman tentang Indonesia di Australia," ujar Thistlethwaite.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....