Tiongkok akan Kirim Utusan Khusus untuk Mediasi Konflik Timur Tengah
- 05 Mar 2026 15:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Beijing - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi melakukan pembicaraan telepon dengan Wakil Perdana Menteri UEA Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan. Ia juga berbicara dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Faisal bin Farhan Al Saud.
Melansir dari Global Times, Kamis, 5 Maret 2026, pembicaraan tersebut membahas situasi konflik di Timur Tengah yang kian memanas. Wang menyampaikan, Tiongkok akan mengirim utusan khusus untuk isu Timur Tengah ke negara-negara kawasan guna melakukan upaya mediasi.
Wang menegaskan posisi prinsipil Beijing terkait situasi di Iran. Ia menyatakan bahwa meluasnya perang tidak akan menguntungkan pihak mana pun dan justru rakyat kawasan yang akan paling menderita.
Wang menekankan bahwa perlindungan warga sipil merupakan “garis merah” yang tidak boleh dilanggar dalam konflik apa pun. Ia juga menegaskan, target non-militer seperti fasilitas energi, sektor ekonomi, dan mata pencaharian masyarakat tidak boleh diserang.
Selain itu, keselamatan jalur pelayaran internasional harus tetap dijaga. Beijing juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah diplomatik negara-negara kawasan dalam menyelesaikan sengketa secara damai.
Dalam pembicaraan dengan Arab Saudi, Wang menegaskan bahwa Tiongkok tidak ingin melihat konflik Timur Tengah meluas ke negara-negara Teluk. Ia menegaskan bahwa Tiongkok akan terus memainkan peran konstruktif sebagai kekuatan penjaga perdamaian.
Wang juga mendesak semua pihak untuk menghentikan aksi militer. Ia menambahkan bahwa semua pihak harus segera kembali ke jalur dialog dan negosiasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....