Tiongkok Rencanakan Bawa Misi Sains Afrika ke Bulan pada 2029
- 29 Jul 2026 16:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tiongkok menargetkan peluncuran Chang’e-8 pada 2029 dengan misi sains pertama Afrika ke Bulan.
- Tiga wahana BALLS akan membentuk teleskop radio untuk mencari sinyal alam semesta purba.
- Proyek ini menjadi langkah awal menuju Africa2Moon dengan 55 antena di sisi jauh Bulan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tiongkok dijadwalkan membawa misi eksplorasi Bulan pertama Afrika melalui wahana Chang’e-8. Mengutip Space.com, Rabu, 29 Juli 2026, misi itu ditargetkan meluncur pada 2029.
Misi tersebut akan membawa proyek Africa2Moon, berupa tiga wahana berbentuk bola bernama Bounced African Low Lunar Sphere (BALLS). Ketiga bola itu akan ditempatkan di wilayah kutub selatan Bulan dan membentuk susunan teleskop radio.
Instrumen di dalamnya akan mencari gelombang radio berfrekuensi rendah. Tujuannya untuk mempelajari sinyal dari bagian alam semesta yang sangat tua dan jauh.
Wilayah sisi jauh Bulan dinilai ideal karena relatif tenang dari gangguan radio yang berasal dari Bumi. BALLS dirancang mengamati gelombang radio di bawah 20 megahertz yang sulit diamati akibat gangguan atmosfer dan interferensi radio.
Proyek Africa2Moon dipilih oleh Badan Antariksa Nasional Tiongkok sebagai salah satu muatan internasional dalam misi Chang’e-8 pada 2025. Ketiga wahana BALLS akan menjadi perangkat perintis untuk misi Africa2Moon berikutnya.
Misi tersebut direncanakan membawa 55 antena radio ke sisi jauh Bulan. Setelah ditempatkan di permukaan Bulan, ketiga BALLS akan menangkap sinyal radio.
Sinyal tersebut kemudian dikirimkan ke pendarat Chang’e-8. Selanjutnya, data diteruskan ke Bumi untuk dianalisis para ilmuwan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....