Donald Trump Janjikan Perlindungan Kapal Minyak di Timteng
- 05 Mar 2026 15:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Angkatan Laut AS siap melindungi kapal-kapal di Timur Tengah jika diperlukan. Langkah tersebut bertujuan meredam krisis pasokan energi akibat perang AS-Israel dengan Iran, dilansir dari BBC News, Kamis, 5 Maret 2026.
Trump menegaskan langkah itu diambil untuk memastikan arus energi global tetap berjalan lancar di tengah ketegangan di kawasan Teluk. Sekitar seperlima minyak dan gas dunia melewati Selat Hormuz, jalur sempit yang berada di antara Iran dan Uni Emirat Arab.
Namun, lalu lintas kapal di wilayah tersebut hampir sepenuhnya terhenti setelah Iran menutup jalur vital perdagangan minyak tersebut. Situasi tersebut memicu lonjakan harga minyak dan gas dunia, yang kemudian menimbulkan kekhawatiran pada harga kebutuhan rumah tangga.
Sejumlah perusahaan asuransi pun menaikkan premi bagi kapal-kapal yang beroperasi di kawasan tersebut. Sementara itu, sekitar 200 kapal tanker minyak dilaporkan terdampar di Teluk berdasarkan data dari Lloyd's List Intelligence.
Trump mengatakan AS akan menyediakan asuransi risiko politik dengan harga wajar bagi seluruh perdagangan maritim, terutama sektor energi. Ia telah memerintahkan United States Development Finance Corporation (DFC) untuk memberikan jaminan tersebut serta menjanjikan pengawalan militer jika diperlukan.
Meski demikian, sejumlah pakar pelayaran menilai jaminan asuransi dan pengawalan militer belum tentu cukup untuk meredakan kekhawatiran perusahaan. Analis memperingatkan jika gangguan berlangsung lama, harga minyak mentah bisa menembus 100 dolar AS per barel (Rp1,6 juta.
Kondisi tersebut dinilai akan berdampak luas pada harga bahan bakar global. Namun, Trump tetap optimistis harga energi akan kembali turun bahkan lebih rendah dari sebelumnya setelah konflik berakhir.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....