Perang dengan Israel dan AS, Iran Membuka Peluang Komunikasi dengan Indonesia
- 02 Mar 2026 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Iran mengapresiasi kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk memfasilitasi dialog di tengah konflik antara Iran dan Israel beserta Amerika Serikat (AS). Hal itu dikatkan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi dalam konferensi pers, Senin, 2 Maret 2026, sore di kediaman dinas, Jakarta.
Boroujerdi menyebut, hingga saat ini belum ada langkah konkret terkait niat Indonesia sebagai mediator. Namun, Boroujerdi memastikan, Iran membuka peluang komunikasi dan interaksi bagi Indonesia untuk berbicara dengan Iran.
“Komunikasi dan berbicara memungkinkan. Tetapi, saya tidak bisa memberikan jawaban dan tidak tahu apakah mediasi dapat dilakukan atau tidak,” ujarnya.
Boroujerdi menyatakan, pihaknya tidak dapat menjawab apakah jika mediasi dilakukan akan membuahkan hasil. Tapi, Iran menjamin jika Indonesia ingin memulai komunikasi terhadap situasi yang terjadi, dapat dilakukan antarpejabat senior dari kedua negara.
“Apabila Indonesia ingin melakukan interaksi dan komunikasi lebih lanjut untuk mengetahui “update” dan situasi terkini di Iran, hal tersebut amat mungkin dilakukan dan dapat dilakukan. Tetapi, apakah mediasi dapat mencapai hasil atau tidak, saya tidak bisa berkomentar,” kata Diplomat Iran ini menekankan.
Di sisi lain Boroujerdi menyatakan, meski mengapresiasi dukungan dan kesiapan Indonesia menjadi mediator. Namun, ia menegaskan tidak ada negosiasi dengan AS yang disebutnya sebagai negara yang melancarkan permusuhan.
“Tetapi bagi kami tidak ada negosiasi dengan negara yang melancarkan permusuhan dengan kami yaitu Amerika Serikat. Dikarenakan apa jaminan Amerika Serikat patuh terhadap sebuah kesepakatan,” katanya menegaskan.
Pada kesempatan itu, Boroujerdi turut mengharapkan negara-negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB, untuk memberikan dukungan kepada Iran. Serta, kampanye oleh negara-negara Islam untuk menyatakan tidak kepada peperangan termasuk mengutuk serangan Israel dan AS ke Iran.
Sebelumnya, kesiapan Presiden Prabowo Subianto untuk memfasilitasi dialog disampaikan dalam akun X Kementerian Luar Negeri RI, Sabtu, 28 Februari 2026. Pernyataan ini dikeluarkan sesaat setelah Israel yang didukung AS melancarkan serangan ke Teheran, Iran.
Presiden RI, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak. Presiden Indonesia disebut bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....