Iran Klaim Kemajuan Baik dalam Perundingan Nuklir AS

  • 28 Feb 2026 14:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Teheran — Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menyatakan “kemajuan baik” telah dicapai dalam perundingan nuklir tidak langsung ketiga dengan AS. Perundingan tersebut berlangsung di Jenewa, dilansir dari Xinhua, Sabtu, 28 Februari 2026.

Ia menyampaikan hal tersebut pada Kamis, 26 Februari 2026 setelah salah satu putaran pembicaraan. Araghchi menyebut perundingan tersebut sebagai yang paling serius dan terpanjang sejauh ini.

Menurut Araghchi, pembicaraan berlangsung hampir empat jam pada pagi hari dan berlanjut lebih dari dua jam pada malam hari. Ia menyampaikan pernyataan itu dalam wawancara dengan televisi pemerintah IRIB.

Ia menegaskan bahwa kedua pihak mulai membahas secara mendalam unsur-unsur kesepakatan, termasuk isu program nuklir dan pencabutan sanksi. Perundingan tersebut dimediasi oleh Menteri Luar Negeri Oman, Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi.

Selain itu, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, turut memberikan kontribusi teknis dalam beberapa aspek. Kontribusi tersebut dinilai membantu proses negosiasi.

Araghchi mengakui bahwa masih terdapat sejumlah perbedaan di antara kedua pihak. Namun, ia mengatakan telah tercapai pemahaman yang hampir mendekati kesepakatan dalam beberapa isu lain.

Ia juga menegaskan bahwa kedua belah pihak menunjukkan keseriusan yang lebih besar untuk mencari solusi melalui jalur diplomasi. Araghchi menambahkan bahwa kedua pihak sepakat untuk memulai pembahasan teknis di Wina pada Senin, 2 Maret 2026.

Selain itu, putaran keempat perundingan juga akan digelar dalam waktu dekat, kemungkinan kurang dari sepekan. Pertemuan tersebut dijadwalkan berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....