Belasan Petani Muda Indonesia Rampungkan Program Pelatihan di Jepang
- 22 Feb 2026 20:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Tokyo - Sebanyak 18 petani muda Indonesia telah merampungkan program pelatihan yang berlangsung sejak April 2025 – 18 Ferbuari 2026 di Tokyo, Jepang. Belasan pemuda ini merupakan peserta Program Pelatihan Pemimpin Muda Pertanian Indonesia di Jepang (IYFLTPJ) kelompok ke-41.
Program IYFLTPJ merupakan kerja sama antara Kementerian Pertanian RI dengan Pemerintah Jepang. Yakni, melalui Dewan Pertukaran Pertanian Jepang (JAEC) dan Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang (MAFF).
Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas petani muda Indonesia dalam penerapan teknologi pertanian modern. Kemudian, pengembangan manajemen agribisnis, serta peningkatan efisiensi dan kualitas hasil produksi pertanian.
18 petani muda Indonesia ini sempat melakukan kunjungan ke KBRI Tokyo, Kamis, 19 Februari 2026 sebelum kembali ke tanah air. Mereka disambut langsung oleh Wakil Duta Besar KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung.
Pada kesempatan itu Maria menekankan pentingnya peran peserta sebagai pemimpin pertanian dan agen perubahan di daerah masing-masing. Guna mendorong peningkatan kualitas dan produktivitas pertanian nasional.
“Hal ini diharapkan juga dapat memperkuat daya saing serta peluang ekspor komoditas pertanian Indonesia ke pasar internasional, termasuk Jepang. Terkait itu, KBRI Tokyo senantiasa mendukung peningkatan kerja sama Indonesia-Jepang di bidang pertanian,” kata Wakil Dubes RI di Tokyo.
Sementara, Program Coordinator JAEC, Zuhaira Dzaatul Himmah mengungkapkan, para peserta pada awalnya menghadapi tantangan komunikasi dan adaptasi budaya. Namun, menunjukkan perkembangan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan pertanian selama masa pelatihan.
Program IYFLTPJ telah berlangsung lebih dari 40 tahun dan menjadi salah satu bentuk kerja sama pengembangan SDM di bidang pertanian antara Indonesia dan Jepang. Adapun, selama di Jepang, peserta tinggal bersama dan belajar langsung dari petani tuan rumah selama kurang lebih satu tahun.
Selain pelatihan praktik di lapangan para peserta juga mengikuti pelatihan akademis, pelatihan mesin pertanian yang difasilitasi MAFF, serta studi banding di berbagai prefektur. Saat ini, lebih dari 650 petani muda Indonesia telah mengikuti IYFLTPJ dan tergabung dalam IKAMAJA (Ikatan Alumni Magang Jepang).
Para alumni tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian. Termasuk, sebagai pembina di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) serta pelopor organisasi petani mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....