PBB : Gaza Kekurangan Pasokan Bahan Makanan saat Ramadan
- 22 Feb 2026 19:02 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, New York - PBB mencatat hingga Senin, 16 Februari 2026, para pekerja kemanusiaan telah menjangkau sekitar 670.000 orang di Gaza. Yaitu, dengan bantuan makanan umum bulanan untuk bulan Februari.
Meskipun demikian, ukuran jatah tetap dikurangi menjadi 50 persen. Hal itu dikarenakan stok yang ada di Jalur Gaza tidak cukup untuk memenuhi jatah yang lebih besar di sisa bulan Februari.
“Mitra kemanusiaan melaporkan bahwa hambatan masih ada, dan dalam beberapa minggu terakhir, masuknya pasokan kemanusiaan dari Mesir tetap sangat rendah. Karena, tingkat penolakan yang tinggi oleh otoritas Israel,” kata Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric dalam press briefing, Kamis, 19 Februari 2026 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat.
Dujarric menambahkan, hingga pertengahan Februari, lebih dari 20 mitra PBB memproduksi dan mendistribusikan lebih dari 1,7 juta makanan setiap hari melalui 180 dapur. Ratusan dapur ini kata dia, mencakup sekitar setengah juta makanan di utara dan 1,3 juta di selatan.
“Mitra PBB menyelaraskan waktu persiapan dan distribusi makanan matang dengan jam puasa Ramadan. Mereka juga telah menambahkan produk segar dan produk protein tambahan,” katanya.
Badan-badan PBB berada di lapangan menyediakan tenda, terpal, perlengkapan penyegelan, pakaian, dan barang-barang penting lainnya kepada lebih dari 11.500 rumah tangga di Gaza Utara, Deir al Balah, dan provinsi Khan Younis.
“PBB dan para mitranya menegaskan kembali bahwa hambatan harus segera dihilangkan. Agar kita dapat berbuat lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang sangat besar di Gaza,” ucap Dujarric menekankan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....