PBB: Pembersihan Puing Gaza Butuh Tujuh Tahun
- 18 Feb 2026 14:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jenewa — Kepala UNDP Alexander De Croo memperingatkan bahwa pembersihan puing perang di Gaza bisa memakan waktu hingga tujuh tahun. Saat ini, baru sekitar 0,5 persen puing yang berhasil dibersihkan, dilansir dari Yeni Safak, Rabu, 18 Februari 2026.
Ia menggambarkan kondisi hidup di Gaza sebagai yang terburuk yang pernah ia saksikan. Sekitar 90 persen penduduk masih tinggal di wilayah yang dipenuhi puing berbahaya dan sangat membutuhkan perumahan serta kebangkitan sektor swasta.
De Croo menyampaikan penilaian ini dalam pengarahan virtual dari Yerusalem setelah mengunjungi Gaza. Ia menekankan bahwa situasi kemanusiaan di wilayah itu “sangat menyakitkan untuk dijalani”.
UNDP menetapkan tiga prioritas utama dalam upaya pemulihan Gaza. Prioritas pertama adalah pembersihan puing dan limbah padat, yang hingga kini sangat kekurangan pendanaan.
Dengan kapasitas saat ini, diperkirakan dibutuhkan tujuh tahun untuk membersihkan seluruh puing. De Croo menyerukan peningkatan kewenangan dan kapasitas agar proses pembersihan dan daur ulang dapat dipercepat.
Prioritas kedua adalah perumahan sementara bagi warga Gaza, di mana sekitar 90 persen penduduk tinggal di tenda yang sangat sederhana. UNDP telah membangun 500 unit perumahan pemulihan, dengan 4.000 unit tambahan yang siap digunakan.
Namun kebutuhan total diperkirakan mencapai antara 200.000 hingga 300.000 unit agar warga dapat memiliki kehidupan yang lebih layak. Prioritas ketiga adalah menghidupkan kembali sektor swasta Gaza melalui investasi terbatas dan program padat karya.
De Croo meminta Israel memberikan akses lebih besar untuk impor material, unit perumahan, dan dukungan bagi pemulihan usaha swasta. Ia menegaskan bahwa kekhawatiran keamanan tidak seharusnya menghambat operasi PBB dan LSM internasional.
Seruan ini muncul di tengah gencatan senjata yang didukung AS sejak yang menghentikan perang dua tahun Israel di Gaza. Meski gencatan senjata berlaku, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan ratusan pelanggaran oleh pasukan Israel melalui penembakan dan serangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....