RI-Yunani Intensifkan Komite Gabungan Kerja Sama Ekonomi

  • 18 Feb 2026 12:41 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Athena - Indonesia dan Yunani memperkuat hubungan bilateral di sektor ekonomi, dengan membentuk Komite Gabungan Kerja Sama Ekonomi (JCEC). Persiapan pertemuan pertama JCEC RI-Yunani dipimpin langsung oleh Wamenlu RI, Arif Havas Oegroseno, bersama Wamenlu Yunani, Theoharis, Jumat, 13 Februari 2026 di Athena.

Wamenlu RI mengatakan pertemuan bilateral ini memberikan arti penting bagi hubungan ekonomi kedua negara yang telah memiliki Perjanjian Kerja Sama Ekonomi sejak tahun 2019. Pembentukan JCEC ini merupakan salah satu implementasi dari mandat perjanjian ini, sekaligus tonggak pencapaian hubungan ekonomi bilateral.

Pertemuan membahas hal-hal yang berkaitan dengan persiapan pertemuan pertama serta modalitas JCEC. Antara lain termasuk ruang lingkup dan kesepakatan pelibatan K/L terkait serta sektor swasta dalam pertemuan JCEC.

Kedua co-chairs juga membahas upaya peningkatan hubungan ekonomi RI-Yunani. Termasuk, isu maritim, energi baru terbarukan, kesehatan, serta bertukar pandangan tentang berbagai isu regional dan global.

Wamenlu RI juga menekankan peran strategis Yunani di Eropa yang memiliki potensi besar untuk kerja sama dengan Indonesia. Khususnya, di sektor industri perkapalan dan pengembangan pelabuhan termasuk kerja sama pendidikan dan kebudayaan.

Menurutnya, Indonesia juga menjajaki peluang Yunani sebagai pintu masuk alternatif ke wilayah Eropa, terutama Eropa Selatan dan Timur maupun negara-negara Balkan. Indonesia akan menjajaki investasi bersama dengan Yunani di bidang logistik, penyulingan minyak, serta fasilitas pergudangan.

“Tahun ini akan ada kunjungan delegasi bisnis dari Yunani ke Indonesia. Sehingga, kita bisa memulai kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak terutama di bidang maritim,” ujar Wamenlu RI.

Indonesia dan Yunani merupakan negara maritim yang memiliki banyak potensi kelautan untuk dikerjasamakan. “Laut seharusnya menjadi uniting factor bagi kedua negara, bukan memisahkan,” ucapnya menambahkan.

Sementara, kesepakatan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA) telah memberikan momentum baru bagi Indonesia untuk perluasan akses ke pasar Eropa. “Hal ini juga diharapkan akan mendorong peningkatan kerja sama investasi dan perdagangan dengan Yunani,” kata Wamenlu RI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....