Trump Peringatkan Iran Risiko Berat jika Kesepakatan Nuklir Gagal

  • 13 Feb 2026 12:01 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Washington — Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran tentang konsekuensi “sangat traumatis” jika gagal mencapai kesepakatan nuklir dengan Washington. Peringatan ini disampaikan pada Kamis, 12 Februari 2026, dilansir dari CNA.

Trump berharap ada hasil dari negosiasi nuklir AS-Iran “dalam bulan depan”. Ia menegaskan, “Kita harus membuat kesepakatan, jika tidak, ini akan sangat traumatis.”

Ia juga menambahkan bahwa tidak ingin terjadi konsekuensi traumatis, tetapi kesepakatan harus dibuat. Presiden AS itu menekankan bahwa kegagalan kesepakatan akan sangat berdampak bagi Iran.

Trump mempertimbangkan mengirim kapal induk kedua ke Timur Tengah untuk menekan Iran. Ia juga mengingat serangan militer AS sebelumnya terhadap fasilitas nuklir Teheran pada Juli tahun lalu.

Trump menyatakan jika kesepakatan gagal, AS akan masuk ke “fase kedua” yang menurutnya akan sangat sulit bagi Iran. Presiden AS sebelumnya juga memberi isyarat kemungkinan tindakan militer terhadap Iran menyusul penumpasan protes di negara itu.

Washington dan Teheran baru-baru ini memulai kembali pembicaraan nuklir dengan pertemuan di Oman. Putaran terakhir negosiasi sempat terhenti akibat perang Israel-Iran dan serangan AS.

Sejauh ini, Iran menolak memperluas pembicaraan di luar isu program nuklirnya. Teheran membantah ingin memiliki senjata nuklir dan menolak tuntutan berlebihan dari Amerika Serikat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....