Kecewa terhadap AS, Kremlin: Kesepakatan Ukraina Berlanjut
- 10 Feb 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kremlin - Kremlin menyatakan kerja sama dengan Amerika Serikat terkait implementasi kesepakatan mengenai Ukraina masih terus berlanjut. Pernyataan tersebut disampaikan meski terdapat kekecewaan terhadap Washington, dilansir dari Anadolu, Selasa, 10 Februari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Senin, 9 Februari 2026, dalam jumpa pers di Moskow. Peskov menegaskan, Rusia tetap berkomitmen pada kesepakatan dalam pertemuan presiden Rusia dan Amerika Serikat di Anchorage, Alaska, tahun lalu.
Menurut Kremlin, kesepahaman yang lahir dari pertemuan tersebut disebut sebagai “semangat Anchorage”. Kesepahaman itu dinilai bersifat fundamental dan berpotensi mendorong terobosan dalam proses penyelesaian konflik Ukraina.
Ia menambahkan bahwa pembahasan terkait implementasi kesepakatan masih terus berjalan dan sebaiknya dilakukan secara tertutup tanpa tekanan publik. Peskov mengatakan Moskow masih menunggu tanggapan Amerika Serikat atas usulan Presiden Vladimir Putin.
Usulan tersebut terkait penggunaan aset Rusia yang dibekukan di AS untuk membayar keanggotaan dalam Dewan Perdamaian yang dipromosikan Washington. Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyampaikan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat.
Lavrov menilai Washington tidak lagi siap mengimplementasikan proposal yang diajukannya dalam pertemuan Anchorage. Padahal, Rusia sebelumnya telah menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti usulan tersebut.
Lavrov juga menyinggung tidak adanya prospek cerah dalam kerja sama ekonomi antara kedua negara. Selain isu Ukraina, Kremlin turut mengkritik kebijakan Amerika Serikat terhadap Kuba, khususnya penerapan sanksi yang disebut sebagai taktik pencekikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....