Hubungan Antarmasyarakat Indonesia-Jepang Menguat

  • 06 Feb 2026 22:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kedutaan Besar Jepang di Jakarta menggelar perayaan Hari Ulangtahun Kaisar ke-66, Kamis, 5 Februari 2026, malam. Dalam perayaan ini juga turut menyoroti hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang. 

Hubungan antarmasyarakat kedua negara disebut menguat di sejumlah sektor, salah satunya pariwisata. Kata Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedubes Jepang di Jakarta, Myochin Mitsuru saat ditemui wartawan di sela-sela acara yang turut dihadiri para tokoh bangsa. 

“Jadi, saya senang melihat bahwa saat ini banyak sekali wisatawan Indonesia yang mengunjungi Jepang. Di Jepang, sekarang musim dingin, jadi banyak orang Indonesia yang menikmati bermain ski di Jepang,” ujar Myochin. 

Menurutnya, penguatan hubungan antarmasyarakat itu juga terjadi di sektor tenagakerja. Ia mengungkapkan, saat ini banyak WNI yang bekerja di Jepang sebagai pekerja terampil khusus.

“Apakah Anda tahu proyek pekerja terampil khusus? Ya, jadi proyek itu dibuat pada tahun 2019, saat itu, saya direktur yang bertanggung jawab atas proyek tersebut di Kemlu. Jadi, saya memimpin delegasi untuk menegosiasikan nota kerja sama dengan Menteri Tenaga Kerja Indonesia saat itu,” kata Myochin memaparkan.

“Jadi, saya senang melihat bahwa sekarang begitu banyak pekerja Indonesia diterima dengan baik di Jepang.” 

Banyaknya WNI yang bekerja sebagai tenaga kerja terampil di Jepang, menjadikan Indonesia berada di posisi puncak negara asal pekerja asing. “Sekarang tingkat peningkatannya sebenarnya berada di puncak, tertinggi di antara negara-negara lain di dunia, kami ingin menghargai kekuatan yang baik antara kedua negara kita,” ucapnya. 

Penguatan hubungan antarmasyarakat juga berkembang di bidang budaya. Generasi muda Indonesia memiliki minat belajar bahasa Jepang yang terpengaruh pada semakin populernya manga, anime ataupun J-pop Jepang. 

“Terkadang, satu volume manga dapat mengubah jalan hidup seseorang, melalui pertemuan seperti itu, individu mengenal Jepang, mendapatkan pengalaman di sana. Dan, akhirnya menjadi jembatan yang menghubungkan kedua negara kita, menciptakan peluang bisnis dan investasi baru di masa depan,” kata KUAI Kedubes Jepang menambahkan. 

Sementara, di bidang kerja sama perdagangan, Indonesia dan Jepang berhasil mencatat nilai yang signifikan tiap tahunnya. Perolehan nilai itu salah satunya didukung oleh Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) yang ditandatangani kedua negara pada 2007. 

“IJEPA bertujuan meningkatkan perdagangan dan investasi antara Indonesia-Jepang melalui tiga proyek utama yaitu, liberalisasi perdagangan, fasilitasi perdagangan, dan peningkatan kapasitas. Tahun lalu, total perdagangan bilateral dengan Jepang tercatat sebesar USD32 miliar, Jepang menempati peringkat keempat sebagai mitra dagang terbesar bagi Indonesia,” kata Menteri Perdagangan, Budi Santoso pada kesempatan yang sama. 

Indonesia dan Jepang akan merayakan 70 tahun hubungan diplomatik pada 2028 mendatang. Dipandu oleh semangat ini, kedua negara diharapkan akan terus membangun masa depan yang cerah dan saling berbagi bersama.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....