Menlu RI Dorong Penguatan Kolaborasi Kerja Sama Maritim ASEAN dengan India

  • 22 Jul 2026 21:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menlu RI Sugiono, mendorong penguatan kolaborasi di bidang maritim antara ASEAN dan India sebagai dasar bagi kawasan yang lebih tangguh.
  • Penguatan konektivitas di kawasan Samudra Hindia juga menjadi prioritas melalui kerja sama antarpelabuhan, operasi pencarian dan penyelamatan bersama, serta pengembangan ekonomi biru.
  • Indonesia menegaskan pentingnya sebuah platform bersama ASEAN-India untuk memantau cadangan pangan dan energi secara seketika.

RRI.CO.ID, Manila - Menlu RI Sugiono, mendorong penguatan kolaborasi di bidang maritim antara ASEAN dan India sebagai dasar bagi kawasan yang lebih tangguh. Hal itu disampaikan saat menghadiri ASEAN-India Post Ministeral Conference (PMC), Rabu, 22 Juli 2026, di Manila, Filipina.

Pertemuan juga berlangsung bertepatan pada momentum Tahun Kerja Sama Maritim ASEAN-India. Adapun kerja sama tersebut perlu diwujudkan melalui langkah-langkah konkret.

“Mulai dari bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana, keselamatan maritim, pelatihan penjaga pantai (coast guard). Hingga pembangunan daya tahan pelabuhan agar tetap beroperasi optimal di tengah ancaman bencana maupun krisis rantai pasok global,” ujar Menlu RI memaparkan.

Penguatan konektivitas di kawasan Samudra Hindia juga menjadi prioritas melalui kerja sama antarpelabuhan, operasi pencarian dan penyelamatan bersama, serta pengembangan ekonomi biru. “Seluruh langkah ini berlandaskan pada prinsip hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982,” ujar Menlu RI.

Menlu Sugiono juga menyoroti potensi Sabang sebagai gerbang strategis yang menghubungkan ASEAN dan India. Letaknya yang berjarak kurang dari 200 kilometer dari Kepulauan Andaman dinilai dapat membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, pariwisata kapal pesiar, serta hubungan antarmasyarakat.

“Ketahanan kawasan tidak berhenti di bidang maritim. Kita juga harus memastikan kawasan lebih siap menghadapi guncangan iklim dan geopolitik melalui penguatan ketahanan pangan dan energi,” ucapnya menekankan.

Dalam kaitan tersebut, Indonesia menegaskan pentingnya sebuah platform bersama ASEAN-India untuk memantau cadangan pangan dan energi secara seketika. Guna meningkatkan kepastian, ketersediaan, dan keterjangkauan pasokan di kawasan.

Sementara, di bidang kesehatan, Indonesia mendorong pembentukan ASEAN-India Health Resilience Track untuk memperkuat kolaborasi di bidang farmasi, vaksin, dan diagnostik. Kemudian, pelatihan tenaga kesehatan, serta kesiapsiagaan menghadapi pandemi dan tantangan kesehatan di masa depan.

Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap percepatan penyelesaian Review of the ASEAN–India Trade in Goods Agreement (AITIGA). Hal ini dilakukan agar aturan-aturan perdagangan antara ASEAN dan India menjadi lebih sederhana, efisien, dan saling menguntungkan.

“Indonesia mengajak seluruh negara ASEAN dan India memastikan ASEAN–India Plan of Action 2026–2030 mampu menghasilkan kemitraan. Yakni, yang semakin tangguh dan sejahtera bagi masyarakat kedua kawasan,” kata Menlu RI menutup pernyataannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....