Iran dan AS Sepakat Gelar Perundingan Nuklir di Oman

  • 05 Feb 2026 13:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Teheran — Iran dan Amerika Serikat sepakat menggelar perundingan nuklir pada Jumat, 6 Februari 2026 di Oman. Kesepakatan ini tercapai di tengah ketegangan tinggi menyusul tindakan keras berdarah terhadap protes nasional di Iran.

Melansir dari AP News, kesepakatan tersebut diumumkan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Sebelumnya, sempat muncul indikasi bahwa pembicaraan hampir kandas akibat perbedaan format dan ruang lingkup.

Presiden AS Donald Trump turut melontarkan peringatan keras kepada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Trump juga menegaskan tekanan Washington agar Teheran membatasi program nuklirnya.

Perundingan ini semula diperkirakan berlangsung di Istanbul dengan dukungan Turki. Rencana awalnya melibatkan negara-negara kawasan dan membahas isu yang lebih luas seperti rudal balistik Iran.

Namun, Iran mendorong pertemuan yang lebih sempit dan fokus eksklusif pada isu nuklir dengan partisipasi terbatas antara Teheran dan Washington. Oman kembali dipilih sebagai tuan rumah karena perannya sebagai mediator lama antara Iran dan Barat.

Namun, perundingan serupa tahun lalu gagal setelah pecah perang 12 hari dengan Israel yang melibatkan serangan Amerika Serikat ke fasilitas nuklir Iran. Gedung Putih mengonfirmasi perundingan akan tetap berlangsung meski menyatakan skeptisisme terhadap peluang keberhasilan.

Sementara itu, sejumlah pemimpin Arab dan Muslim mendesak agar AS tidak menarik diri. Ketegangan tetap tinggi setelah jet tempur Amerika Serikat menembak jatuh sebuah drone Iran.

Selain itu, kapal cepat Iran juga berupaya menghentikan kapal berbendera Amerika di Selat Hormuz. Di sisi lain, Iran menegaskan program nuklirnya bersifat damai.

Namun, Teheran diketahui telah memperkaya uranium hingga tingkat 60 persen. Sementara itu, Turki kembali menyerukan penyelesaian melalui jalur diplomasi tanpa intervensi asing demi menjaga stabilitas kawasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....