AS-Indonesia Rampungkan Pelatihan Pengembangan Instruktur Pengoperasian Kapal

  • 30 Jan 2026 22:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Batam - Pelatihan Pengembangan Instruktur Pengoperasian Kapal Kecil Multi-Negara (SBO-IDC) oleh Amerika Serikat (AS), Jumat, 30 Januari 2026 di Batam, Kepulauan Riau. Kegiatan ini pertama kali diselenggarakan Penjaga Pantai AS (USCG) bekerja sama dengan BAKAMLA RI didukung Badan Urusan Narkotik dan Penegakan Hukum Departemen Luar Negeri AS (INL).

Pelatihan ini resmi dibuka 19 Januari 2026 oleh Direktur Badan Narkotik dan Penegakan Hukum Kedubes AS Aqueelah Johnson, dan Kepala Zona Barat BAKAMLA, Laksamana Muda Bambang Trijanto. Acara berlangsung di Pusat Pelatihan Anambas, Pangkalan BAKAMLA di Batam, Kepulauan Riau.

Serta, dihadiri Spesialis Penegak Hukum Maritim (MECS) Shane Goudswaard dari Kepala Tim Pelatihan Penjaga Pantai AS Asia Tenggara (SEATT). Pelatihan berlangsung hingga 30 Januari 2026.

Sebagai bagian dari pelatihan selama dua minggu, lima anggota Penjaga Pantai Amerika memberikan materi pelatihan kepada para penegak hukum maritim dari empat negara. Serta, terdiri dari enam peserta dari BAKAMLA RI, dua dari Lembaga Penegakan Hukum Maritim Malaysia, dua dari Penjaga Pantai Filipina, dan dua orang dari Penjaga Pantai Vietnam.

Instruktur USCG dari SEATT dan Pusat Pelatihan USCG Yorktown memberikan pelatihan pengoperasian kapal kecil pertama kalinya kepada Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Pelatihan ini mempersiapkan operator kapal kecil untuk menjadi instruktur yang efektif dengan menekankan kompetensi operator kapal kecil yang penting.

Termasuk, navigasi dasar, kekuatan penanganan kapal, dan manajemen risiko operasional. Skenario pelatihan meliputi respon terhadap insiden orang jatuh ke laut, kesadaran akan kelelahan awak kapal, dan manajemen mabuk laut.

“Amerika Serikat mengapresiasi kemitraan yang kuat dengan BAKAMLA dan badan-badan maritim kawasan. Pelatihan dilaksanakan di Pusat Pelatihan BAKAMLA Anambas, sebuah fasilitas yang dibangun melalui pembiayaan dari AS dan resmi diserahterimakan kepada BAKAMLA pada Januari 2024,” kata Direktur INL di Kedubes AS Jakarta Aqueelah Johnson.

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama yang pernah terlaksana sebelumnya antara BAKAMLA dan USCG. Termasuk, pelatihan operator kapal kecil yang dilaksanakan pada 2023.

“Dan, mencerminkan kelanjutan komitmen Indonesia, Amerika Serikat, dan mitra kawasan untuk melawan kejahatan transnasional yang terorganisasi. Serta, mendorong terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” ujar Johnson menambahkan.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....