Agresi AS ke Iran Mengguncang Asia Barat

  • 30 Jan 2026 11:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, New York — Tiongkok memperingatkan bahwa agresi militer Amerika Serikat terhadap Iran dapat mengguncang stabilitas Asia Barat. Tindakan tersebut juga berpotensi mendorong kawasan menuju konsekuensi yang tidak dapat diprediksi, dilansir dari Press TV.

Pernyataan ini disampaikan oleh perwakilan tetap Tiongkok di PBB, Fu Cong, di Dewan Keamanan PBB Rabu, 28 Januari 2026. Fu menekankan situasi di Iran telah menarik perhatian dunia karena ancaman perang yang meningkat dan ketegangan regional yang memuncak.

Ia memperingatkan bahwa perilaku militer yang ceroboh akan menimbulkan konsekuensi bencana, dan penggunaan kekuatan tidak dapat menyelesaikan masalah. Menurutnya, setiap tindakan petualangan militer hanya akan mendorong kawasan ke dalam “jurang ketidakpastian”.

Perwakilan Tiongkok itu juga mendesak Washington dan mitranya untuk tidak memperburuk krisis. Tiongkok berharap Amerika Serikat dan pihak terkait melakukan lebih banyak tindakan yang mendukung perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah.

Fu menekankan hak kedaulatan Iran dan menyatakan bahwa masa depan negara itu harus sepenuhnya ditentukan oleh rakyatnya sendiri. Ia menegaskan dukungan Beijing terhadap stabilitas, kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Iran.

Selain itu, Tiongkok menyerukan agar semua pihak mematuhi tujuan dan prinsip Piagam PBB.

Tiongkok juga menekankan penolakan terhadap campur tangan dalam urusan internal negara lain serta penggunaan atau ancaman kekuatan dalam hubungan internasional.

Tiongkok juga menolak perubahan Asia Barat menjadi arena perebutan kekuasaan pihak luar. Kawasan ini harus menjadi milik rakyatnya sendiri dan tidak boleh dikorbankan untuk permainan geopolitik oleh pihak asing.

Pernyataan ini muncul di tengah eskalasi retorika Presiden AS Donald Trump, yang baru-baru ini mengancam melakukan aksi militer baru terhadap Iran. Washington telah menempatkan kapal induk USS Abraham Lincoln beserta kelompok serangnya ke Asia Barat dekat Iran.

Sementara itu, Trump mengatakan bahwa armada angkatan laut AS lainnya sedang menuju negara tersebut. Wakil Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi, menekankan Iran siap merespons tegas setiap aksi musuh.

Ia juga memperingatkan pihak lawan agar tidak melakukan langkah-langkah petualangan lebih lanjut. Tiongkok menyerukan tindakan diplomasi dan kerja sama internasional untuk mencegah eskalasi konflik, menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas kawasan harus dijaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....