NATO dan Mitra Indo-Pasifik Perkuat Kerja Sama Pertahanan
- 09 Jul 2026 13:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- NATO dan empat mitra Indo-Pasifik memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan siber. Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru sepakat meningkatkan kolaborasi dengan NATO dalam bidang pertahanan dan keamanan siber.
- Pertemuan di Ankara menegaskan bahwa stabilitas di kawasan Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik tidak dapat dipisahkan karena perkembangan keamanan di satu kawasan dapat berdampak pada kawasan lain.
- Para peserta membahas agresi Rusia terhadap Ukraina, tantangan terkait Tiongkok, situasi di Indo-Pasifik, perkembangan di Iran, serta pentingnya dukungan terhadap Ukraina.
RRI.CO.ID, Ankara — NATO dan empat mitra Indo-Pasifik sepakat memperkuat kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan siber. Keempat mitra tersebyt yaitu Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru, dilansir dari Kyodo News.
Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan yang berlangsung di Ankara, Turki, pada Selasa, 7 Juli 2026. Pertemuan itu menegaskan kembali bahwa keamanan Eropa tidak dapat dipisahkan dari keamanan kawasan Indo-Pasifik.
Kerja sama yang lebih erat dinilai penting untuk menjaga stabilitas dan perdamaian global di tengah meningkatnya tantangan keamanan internasional. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menghadiri pertemuan tersebut.
Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung, Menteri Industri Pertahanan Australia Pat Conroy, dan Menteri Pertahanan Selandia Baru Chris Penk juga hadir. Pembicaraan berlangsung di sela-sela KTT NATO yang berlangsung selama dua hari dan dimulai pada Selasa.
Menurut Kementerian Luar Negeri Jepang, para peserta melakukan pertukaran pandangan secara terbuka mengenai situasi internasional. Isu yang dibahas meliputi agresi Rusia terhadap Ukraina, tantangan yang berkaitan dengan Tiongkok, situasi di Indo-Pasifik, serta perkembangan di Iran.
Motegi menegaskan bahwa keamanan di kawasan Euro-Atlantik dan Indo-Pasifik saling terkait. Ia menyebutkan bahwa perkembangan keamanan di satu kawasan dapat berdampak pada kawasan lain.
Hal tersebut dibuktikan dengan adanya kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara dalam perang Rusia melawan Ukraina. Ia juga menyatakan bahwa hubungan yang kuat antara NATO dan mitra Indo-Pasifik akan berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas global.
Mark Rutte menyampaikan apresiasi kepada Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru atas dukungan mereka terhadap Ukraina. Dukungan tersebut dinilai penting dalam menghadapi dampak konflik Rusia-Ukraina terhadap keamanan internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....