Presiden Prabowo Bertemu Presiden Prancis Macron
- 24 Jan 2026 00:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Paris - Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris, Jumat 23 Januari 2026. Pertemuan itu terjadi dalam sebuah jamuan makan malam pribadi di Istana Elysee yang bersejarah itu.
Penyambutan Presiden Prabowo di istana itu cukup khidmad, namun suasana jamuan makan kemudian cukup santai. Jamuan makan malam pribadi ini menjadi simbol kedekatan dan keakraban hubungan kedua negara.
Sebelumnya Presiden Prabowo tiba di ibu kota Prancis, Paris, dari lawatanya di Inggris. Pesawat Kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara Orly, Paris sekitar Jumat 23 Januari, pukul 14.50 waktu setempat.
Presiden didampingi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kedatangan Presiden Prabowo disambut oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia Fabien Penone, dan Duta Besar Indonesia untuk Prancis Mohamad Oemar.
Setelah turun dari pesawat, Presiden Prabowo melewati karpet merah dan berjabat tangan dengan para pejabat penyambut. Kepala Negara kemudian berjalan menuju kendaraan VVIP untuk melanjutkan perjalanan.
Kunjungan Presiden Prabowo menegaskan komitmen kuat Indonesia mengedepankan diplomasi aktif, membangun kepercayaan global. Indonesia juga berkomitmen memperluas kemitraan strategis Indonesia dengan negara-negara sahabat di Eropa.
Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis, usai melakukan kunjungan kenegaraan ke Inggris. Presiden Prabowo menggelar pertemuan dengan Perdana Menteri Keir Starmer dan Raja Charles III.
Sejumlah kerja sama terjalin Indonesia-Inggris yakni disektor maritim diantaranya komitmen Inggris memproduksi 1.582 kapal nelayan Indonesia. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pembangunan kapal ikan akan membuka ratusan ribu lapangan kerja.
"Kapalnya nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang. Kenapa? Karena nanti diproduksinya, dirakitnya di Indonesia,” kata Seskab Teddy.
Presiden Prabowo dan Raja Charles III juga menghadiri pertemuan Filantropi Konservasi Gajah Peusangan. Presiden Prabowo juga berhasil mendorong investasi dari Inggris sebesar 4 miliar poundsterling atau setara sekitar Rp90 triliun.
Selanjutnya kerja sama disektor pendidikan, Presiden bertemu dengan 24 profesor dari 24 universitas terkemuka di Inggris Raya. Kampus ternama di Inggris tersebut antara lain King’s College London, University of Oxford, Imperial College London, University of Edinburgh, dan sejumlah universitas top lainnya.
“Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran. Kemudian di bidang STEM (science, technology, engineering, and mathematics), itu nanti beliau akan membuat di Indonesia,” kata Seskab Teddy.
Selanjutnya Presiden Prabowo juga mengunjungi Davos, Swiss. Di sini Presiden menjadi pembicara utama dalam "World Economic Forum (WEF) Annual Meeting".
Presiden Prabowo menyampaikan keberhasilan program Pemerintah Indonesia seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 59,8 juta penerima manfaat. Presiden Prabowo juga menyampaikan sikap tegas pemerintah mencabut izin perusahaan yang melakukan pelanggaran di sektor tambang, hutan dan perkebunan.
Di Davos, Presiden Prabowo juga menanda tangani piagam Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump. Presiden Prabowo menegaskan Dewan Perdamaian sebagai upaya dunia menghentikan perang Gaza, Palestina-Israel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....