Disambut Wapres, Presiden Prabowo tiba di Tanah Air usai Hadiri KTT BRICS
- 14 Sep 2026 03:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta pada Senin, 14 September 2026 dini hari.
- Kedatangan Kepala Negara disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming serta jajaran menteri dan pimpinan tinggi militer.
- Kunjungan kerja tersebut dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi, India.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tiba di Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Halim Perdanakusuma Jakarta hari Senin, 14 September 2026. Kepala Negara tiba sekitar pukul 00.08 Waktu Indonesia Barat, usai melakukan lawatan resmi ke luar negeri.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming menyambut langsung ketibaan Presiden Prabowo Subianto di landasan bandara ibu kota negara. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto turut hadir di lokasi penjemputan.
Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra ikut menyambut. Rombongan menteri kabinet mendampingi lawatan resmi kepala negara menghadiri rangkaian konferensi internasional di luar negeri.
Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani bergabung dalam rombongan kepulangan kenegaraan. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi penerbangan.
Agenda kunjungan kerja sebelumnya berfokus pada Konferensi Tingkat Tinggi BRICS 2026 di New Delhi India tanggal 12-13 September. Kehadiran perdana sebagai anggota penuh menegaskan komitmen Indonesia memperkuat kolaborasi strategis antarnegara berkembang di dunia.
Kepala Negara menyampaikan pidato penting mengenai urgensi persatuan kolektif di hadapan seluruh delegasi pemimpin forum multilateral. Solidaritas domestik dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga ketahanan ekonomi serta kesejahteraan rakyat di tengah tantangan global.
“Dengan bersatu, kita juga menjadi lebih kuat, kekuatan selalu bermula dari dalam negeri bersama rakyat kita. Lewat kemampuan kita untuk memenuhi kebutuhan pangan mereka, menjamin pasokan energi yang mereka perlukan, mendidik anak-anak kita, serta memberikan mereka kesempatan untuk hidup sejahtera," kata Prabowo.
Penguatan kemandirian nasional melalui pemenuhan kebutuhan pangan dan energi menjadi sorotan utama pidato kenegaraan tersebut. Pemerintah berkomitmen memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan kesempatan hidup layak melalui pembangunan berkelanjutan.
“Begitulah cara kita membangun bangsa yang tangguh dan benar-benar mandiri," ujar Prabowo.
Partisipasi aktif Indonesia dalam forum internasional tersebut membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih inklusif bagi kesejahteraan rakyat. Pemerintah terus mendorong pertumbuhan kawasan regional agar mampu menghadapi berbagai dinamika perubahan global di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....