Pekerja Indonesia Banyak Dicari oleh Perusahaan Jepang
- 01 Okt 2025 14:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, mengatakan banyak perusahaan Jepang mencari pekerja asing terutama dari Indonesia. Menurut dia, salah satu faktor mengapa pekerja Indonesia disukai di Jepang adalah karena dikenal sebagai pekerja keras.
"Tenaga kerja terampil Indonesia terkenal sebagai pekerja keras dan sangat menghormati aturan di Jepang," ujarnya, Selasa (30/9/2025). Karena itu, lanjut dia, perusahaan Jepang beramai-ramai mencari pekerja asal Indonesia.
Selain itu, masyarakat Jepang disebut mulai terbiasa dengan pekerja Indonesia yang mayoritas umat muslim. Dubes Masaki mengatakan masyarakat setempat juga menghormati agama para pekerja Indonesia dengan menyediakan restoran halal.
"Tentu saja kebanyakan dari Anda memiliki agama yang berbeda, jadi kami harus menghormatinya," ujarnya. Masaki mengatakan sedikit demi sedikit masyarakat Jepang mulai beradaptasi dengan menyediakan butik makanan halal.
Pekerja Indonesia di Jepang bekerja di bidang perawatan di rumah sakit, perikanan, dan perhotelan. Meski begitu, Masaki memastikan Jepang mulai memperluas bidang pekerjaan untuk pekerja asing.
Di antaranya sektor transportasi, pertanian, dan lainnya. "Jadi, Anda memiliki banyak peluang untuk bekerja di negeri kami," katanya.
Masaki mengungkapkan pemerintah maupun perusahaan Jepang mengharapkan para pekerja terampil Indonesia dapat membantu masyarakat di Tanah Air. Misalnya pekerja yang telah selesai masa kontraknya bisa pulang ke Indonesia dan mengimplementasikan berbagai pengalamannya selama di Jepang.
"Mereka dapat berkontribusi pada pembangunan Indonesia, dan perusahaan Jepang dapat bekerja sama dengan mereka," ujarnya. Sehingga para pekerja migran itu bukan hanya membantu pihak Jepang, tetapi juga membantu negaranya sendiri.
Menurut data Pemerintah Jepang, saat ini terdapat 150 ribu pekerja Indonesia berada Jepang. Ini merupakan jumlah yang signifikan seperti halnya Bangladesh dan India.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....