Tiongkok Gugat AS ke WTO atas Kenaikan Tarif
- 10 Apr 2025 10:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Beijing: Tiongkok mengajukan gugatan terhadap Amerika Serikat (AS) ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), melalui mekanisme penyelesaian sengketa. Gugatan ini menyusul keputusan Washington yang memberlakukan tarif tambahan sebesar 50 persen terhadap barang-barang asal Tiongkok.
Mengutip dari Xinhua, langkah ini diumumkan oleh Kementerian Perdagangan Tiongkok pada hari Rabu (9/4/2025). Tindakan tersebut merupakan respons tegas terhadap kebijakan tarif AS yang diduga melanggar aturan perdagangan internasional.
Juru bicara kementerian Tiongkok menduga, tarif tambahan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap ketentuan WTO. Kebijakan ini juga dianggap menambah kesalahan atas tarif sebelumnya yang dikenal sebagai “tarif timbal balik”.
Pihak Tiongkok menilai, tindakan ini mencerminkan sifat sepihak dan intimidatif dalam menangani isu perdagangan global. Pemerintah Tiongkok menegaskan komitmennya untuk tegas melindungi hak dan kepentingan sahnya sesuai dengan aturan WTO.
Baca juga: Trump Tunda Tarif Resiprokal, IHSG Melesat ke 6.200
Tiongkok juga bertekad mempertahankan sistem perdagangan multilateral yang adil dan stabil. Mereka juga menyatakan akan terus menjaga ketertiban ekonomi dan perdagangan internasional yang berdasarkan hukum.
Dalam pernyataannya, Kementerian Perdagangan Tiongkok menilai bahwa tindakan AS tidak adil dan bersifat diskriminatif. Langkah tersebut juga dianggap merusak tatanan perdagangan dunia yang telah disepakati secara multilateral.
Tiongkok berharap gugatan ini dapat menjadi langkah untuk menyeimbangkan kembali hubungan dagang antara kedua negara. Selain itu, Tiongkok mendorong Amerika Serikat agar mencabut kebijakan tarif tambahan yang dinilai merugikan kedua belah pihak.
Dengan mengajukan gugatan ini, Tiongkok kembali menegaskan pentingnya penyelesaian sengketa melalui jalur hukum internasional. Langkah ini dipandang sebagai pilihan terbaik untuk meredakan ketegangan dagang yang terus berlanjut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....