Sydney Opera House Karya Arsitektur Abad 20
- 20 Okt 2024 06:02 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Salah satu peristiwa penting di tanggal 20 Oktober adalah pembukaan secara resmi Sydney Opera House. Sydney Opera House adalah sebuah pusat seni pertunjukan multi-lokasi di Sydney, New South Wales, Australia.
Dirancang oleh arsitek Denmark Jorn Utzon dan diselesaikan oleh tim arsitektur Australia yang dipimpin oleh Peter Hall. Bangunan ini secara resmi dibuka oleh Ratu Elizabeth II pada tanggal 20 Oktober 1973.
Bangunan ini dikelola oleh Sydney Opera House Trust, sebuah badan dari Pemerintah Negara Bagian New South Wales. Selain sebagai objek pariwisata, gedung ini juga menjadi tempat berbagai pertunjukkan teater, balet, dan berbagai seni lainnya.
Menurut UNESCO, Gedung Opera Sydney merupakan karya arsitektur hebat abad ke-20. Bangunan ini memadukan berbagai aspek kreativitas dan inovasi, baik dalam bentuk arsitektur maupun desain struktural.
Arti penting gedung ini terletak pada desain dan konstruksinya yang tak tertandingi. Sebuah patung urban besar yang terletak di lanskap perairan yang menakjubkan, di ujung semenanjung yang menjorok ke Pelabuhan Sydney, bangunan ini memiliki pengaruh abadi pada arsitektur.
Gedung Opera Sydney terdiri dari tiga kelompok cangkang berkubah yang saling terkait, yang menjadi atap dua aula pertunjukan utama dan sebuah restoran. Struktur-struktur cangkang ini terletak di atas panggung yang luas dan dikelilingi oleh area teras yang berfungsi sebagai jalur pejalan kaki.
Gedung Opera Sydney dimasukkan dalam Daftar Warisan Nasional pada tahun 2005, berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati tahun 1999. Dan pada Daftar Warisan Negara Bagian New South Wales pada tahun 2003 berdasarkan Undang-Undang Warisan tahun 1977.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....