Samuel Wattimena Dukung Kreativitas Anak Muda Lewat Brand Lokal
- 02 Jun 2026 14:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena, mendukung kreativitas generasi muda melalui produk lokal.
- The BFF Festival 2026 menghadirkan ratusan brand lokal terkurasi.
- Industri kreatif dinilai memiliki prospek besar bagi anak muda Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI Samuel Wattimena mendukung berkembangnya kreativitas generasi muda melalui produk lokal. Menurutnya, ajang pameran menjadi ruang penting untuk memperkenalkan karya anak bangsa.
Hal tersebut disampaikan Samuel saat menghadiri The BFF Festival 2026 diJakarta, Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan berbagai produk lokal dari sektor fesyen, kecantikan, dan wewangian.
Ia menilai, kreativitas generasi muda Indonesia terus berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini terlihat dari banyaknya produk yang memiliki ciri khas dan nilai tambah.
Samuel juga menyoroti banyaknya pelaku industri kreatif muda yang terlibat dalam pameran. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan ekonomi kreatif memiliki prospek yang menjanjikan.
"Yang menyenangkan di sini banyak sekali kita menemukan para pelaku-pelaku fragrance anak-anak muda. Juga fashionnya, juga beautynya," ujar Samuel dalam keterangannya di Jakarta yang diterima RRI.CO.ID pada Selasa, 2 Juni 2026.
Ia berharap, semakin banyak anak muda memanfaatkan peluang di sektor ekonomi kreatif. Dukungan terhadap produk lokal dinilai penting untuk memperkuat perekonomian nasional.
"Jadi senang sekali bahwasannya para anak muda ini dengan ekonomi kreatif sangat bergerak. Untuk mulai memanfaatkan populasi Indonesia yang 280 juta," ucapnya.
The BFF Festival 2026 digelar pada 28 hingga 31 Mei 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC) Hall B. Festival ini menghadirkan ratusan brand lokal terkurasi dari sektor kecantikan, fashion, wewangian, dan gaya hidup.
Founder The BFF Festival, Hanifa Ambadar, mengatakan ajang tersebut tidak hanya menjadi tempat berbelanja. Menurutnya, festival ini juga dirancang untuk mendukung pertumbuhan industri kreatif Indonesia melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Dalam industri ini ada banyak pihak yang terlibat. Semuanya perlu saling terhubung melalui kolaborasi yang berkesinambungan, berbagi pengalaman, dan tumbuh bersama," ujar Hanifa.
Ia menjelaskan, The BFF Festival menjadi ruang bertemunya pelaku usaha, komunitas, media, hingga konsumen dalam satu ekosistem. Melalui konsep tersebut, festival diharapkan mampu memperkuat jaringan dan membuka peluang pertumbuhan bagi brand lokal.
Hanifa menilai pengalaman berbelanja secara langsung masih memiliki daya tarik tersendiri di tengah perkembangan transaksi digital. Pengunjung dapat melihat, mencoba, dan merasakan produk secara langsung sebelum melakukan pembelian.
"Tahun ini BFF terasa berbeda karena semuanya lebih terkurasi. Pengunjung juga bisa menikmati pengalaman belanja yang lebih seru dengan berbagai reward dan program menarik," katanya.
Penyelenggaraan The BFF Festival tahun ini juga didukung Bank Mandiri sebagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses pasar sekaligus mendorong pertumbuhan industri kreatif dan UMKM lokal secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....