Legislator: Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus Harus Didukung Negara
- 08 Mei 2026 21:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPR RI Rajiv menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan akses pendidikan yang inklusif bagi seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Hal itu disampaikan saat dirinya mengunjungi SLB ABC YPLAB di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dalam agenda reses pada Jumat (8/5/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Rajiv menyalurkan 50 Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa-siswi sekolah tersebut. Ia menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan agar anak-anak tetap semangat menjalani pendidikan.
“Pendidikan bukan hanya hak segelintir anak, melainkan hak seluruh anak bangsa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan pendidikan sekaligus menambah semangat belajar anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Rajiv, Jumat, 8 Mei 2026.
Politisi muda Partai NasDem dari Dapil Jabar II itu juga tampak berinteraksi langsung dengan para siswa, menyapa dan berbincang dengan penuh kehangatan. Menurut Rajiv, melihat anak-anak tetap ceria dan semangat belajar menjadi kebahagiaan tersendiri baginya.
“Untuk anak-anakku di SLB ABC YPLAB, senang rasanya hari ini kita bisa bertemu langsung. Melihat kalian menikmati masa sekolah, belajar, bermain, dan tumbuh penuh semangat sebagaimana anak-anak lainnya,” katanya.
Rajiv juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang dinilai memiliki ketulusan dan kesabaran luar biasa dalam mendampingi anak-anak mereka. “Teruntuk para orang tua murid, kalian adalah orang tua-orang tua hebat yang terus mendampingi, menguatkan, dan memperjuangkan masa depan anak-anak dengan penuh kasih sayang dan ketulusan," katanya.
Rajiv menilai peran guru dan orang tua sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Ia menekankan bahwa pendidikan inklusif membutuhkan kolaborasi, kesabaran, dan kepedulian bersama.
Dalam kesempatan itu, Rajiv juga merespons kebutuhan sekolah terkait bantuan kursi roda. Ia bahkan menambah jumlah bantuan dari permintaan awal pihak sekolah.
“Ibu kepala sekolah, terkait permintaan kursi roda, jangan empat kursi roda, besok saya kasih lima kursi roda,” ujar Rajiv. Bagi Rajiv, setiap anak memiliki hak yang sama untuk belajar, tumbuh, dan meraih masa depan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....