Pasokan Listrik Selama Ramadan Harus Aman bagi Korban Bencana
- 23 Feb 2026 18:55 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi XII DPR RI Irsan Sosiawan meminta PT PLN (Persero) UID Jawa Barat memastikan pasokan listrik tetap aman selama bulan Ramadan. Permintaan tersebut secara khusus ditujukan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana alam, terutama para pengungsi yang masih bertahan di tenda darurat.
"Saya sudah berbicara langsung kepada pihak PLN di daerah agar jangan sampai ada pemadaman selama bulan Ramadan ini. Terutama bagi masyarakat korban bencana yang saat ini masih tinggal di tenda-tenda pengungsian, mereka harus tetap mendapat support listrik yang memadai," kata Irsan di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.
Permintaan itu disampaikan usai dirinya menghadiri agenda pengawasan implementasi program elektrifikasi nasional di Jawa Barat. Ia menegaskan, kelompok rentan seperti pengungsi membutuhkan perhatian ekstra agar tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
Irsan yang baru kembali dari peninjauan penanganan pascabencana di Daerah Pemilihan Aceh II menyebut, keberlangsungan listrik menjadi kebutuhan mendasar. Ia juga mengapresiasi langkah cepat pemerintah melalui distribusi genset darurat oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ke lokasi terdampak.
"Bantuan dari Kementerian ESDM sudah mereka dapati. Harapan kita bersama, di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, para pengungsi tetap mendapatkan aliran listrik agar ibadah mereka berjalan lancar tanpa kendala pemadaman," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Irsan turut menyoroti potensi energi panas bumi Jawa Barat yang dinilai sangat melimpah.
Menurutnya, potensi tersebut menjadi salah satu andalan dalam mendorong transisi energi nasional menuju sumber energi bersih.
Namun, ia mengingatkan agar proses eksplorasi geothermal dilakukan secara hati-hati. Ia menekankan, hanya perusahaan yang benar-benar kompeten yang seharusnya dilibatkan dalam proyek tersebut.
"Geotermal ini adalah energi bersih, tetapi biaya eksplorasinya sangat mahal dan risikonya tinggi, mirip seperti mengeksplorasi minyak. Kita sudah melihat ada perusahaan, seperti Star Energy Geothermal yang sudah membuktikan produksinya dan bermanfaat bagi masyarakat, ke depan, jika ada perusahaan lain yang ingin menggali potensi geothermal, mereka harus kompetitif dan sejalan dengan rencana transmisi yang disediakan oleh PLN," kata Irsan.
Ia mengingatkan agar proyek eksplorasi tidak diberikan kepada perusahaan yang hanya bermodal coba-coba. Menurutnya, kegagalan eksplorasi hanya akan berujung pada pemborosan dan tidak memberi manfaat bagi negara maupun masyarakat.
Selain aspek teknis, Irsan juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. "Perusahaan tidak mungkin bisa beroperasi sendirian tanpa masyarakat di sekitarnya, oleh karena itu, masyarakat harus dilibatkan dan merasakan langsung manfaatnya," katanya.
"Program CSR sangat diperlukan, baik di bidang pendidikan maupun kesehatan. Guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat sekaligus menjaga kelestarian alam," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....